Sidang Paripurna DPRD Kota Batu Ikuti Pidato Presiden Prabowo Soal RAPBN 2026

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kota Batu menggelar Sidang Paripurna Istimewa untuk mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. (Foto IST)

DPRD Kota Batu menggelar Sidang Paripurna Istimewa untuk mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. (Foto IST)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI di Jakarta, Jumat (15/8/2025), menjadi momen penting bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 serta Nota Keuangan. Sidang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga negara, para menteri, serta mantan Presiden dan Wakil Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa RAPBN 2026 adalah anggaran pertama yang ia susun bersama Wapres Gibran sejak dilantik, sebagai wujud implementasi visi “Indonesia Tangguh, Mandiri, dan Sejahtera.”

“Ketangguhan adalah fondasi kemandirian dan kesejahteraan rakyat. Kita akan perkuat ketahanan pangan, energi, ekonomi, dan pertahanan,” ujar Presiden.

Pidato Presiden ini disaksikan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sidang paripurna DPRD provinsi, kabupaten, dan kota, termasuk di Kota Batu. Ketua DPRD Batu HM Didik Subiyanto memimpin jalannya sidang istimewa yang dihadiri 30 anggota dewan, Forkopimda, jajaran TNI–Polri, veteran, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Dalam paparannya, Prabowo menguraikan delapan fokus utama RAPBN 2026:

1. Ketahanan Pangan – Swasembada beras dan jagung, harga stabil, petani makmur, nelayan sejahtera. Anggaran Rp164,4 triliun, termasuk Rp46,9 triliun subsidi 9,62 juta ton pupuk dan Rp53,3 triliun untuk lumbung pangan.
2. Ketahanan Energi – Produksi migas, percepatan energi baru terbarukan, subsidi energi tepat sasaran, dengan dukungan fiskal Rp402,4 triliun.
3. Makan Bergizi Gratis (MBG) – Menjangkau 82,9 juta siswa, ibu hamil, dan balita dengan dana Rp335 triliun.
4. Pendidikan Bermutu – Rp757,8 triliun untuk beasiswa, peningkatan kualitas guru, fasilitas sekolah, dan program Sekolah Rakyat.
5. Kesehatan Berkualitas – Rp244 triliun untuk layanan kesehatan, penurunan stunting, asuransi kesehatan bagi 96,8 juta jiwa, dan program Cek Kesehatan Gratis.
6. Penguatan Koperasi dan UMKM – Akses pembiayaan murah, penguatan ekonomi desa.
7. Pertahanan Semesta – Modernisasi alutsista, industri strategis nasional, kesejahteraan prajurit.
8. Investasi dan Perdagangan Global – Hilirisasi, pembangunan 3 juta rumah, dengan 770 ribu unit mendapat dukungan APBN.

Postur RAPBN 2026 memproyeksikan pendapatan negara Rp3.147,7 triliun (tumbuh 9,8%) dan belanja negara Rp3.786,5 triliun (tumbuh 7,3%), dengan defisit Rp638,8 triliun atau 2,48% PDB. Target pertumbuhan ekonomi dipatok 5,4%, inflasi 2,5%, tingkat kemiskinan 6,5–7,5%, pengangguran 4,44–4,96%, dan rasio gini 0,377–0,380.

Presiden menegaskan komitmennya menjaga APBN tetap sehat dan kredibel. “Dengan kerja sama dan gotong royong, kita akan wujudkan Indonesia Merdeka, Berdaulat, Adil, dan Makmur,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Wanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru