SOTH Lamongan Bikin Gebrakan, Nenek dan Pengasuh Kini Wajib Melek Pola Asuh

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Kabupaten Lamongan kini tidak hanya diperuntukkan bagi ibu balita. Pemerintah Kabupaten Lamongan membuka peluang bagi nenek, bibi hingga pengasuh anak untuk ikut program penguatan pola asuh tersebut sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Kebijakan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan, dr. Aini Mas’idha, saat Wisuda SOTH Angkatan VII di Pendopo Lokatantra, Rabu (13/5/2026).

Menurut dr. Aini, peserta SOTH diperluas karena pengasuhan anak tidak hanya dilakukan oleh ibu kandung. Banyak balita sehari-hari diasuh oleh anggota keluarga lain maupun pengasuh rumah tangga.

“Tidak hanya ibu balita, tetapi bibi, nenek, pengasuh atau siapa pun yang sehari-hari mengasuh balita juga bisa ikut SOTH,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut dinilai berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri dan kesabaran dalam pengasuhan anak. Bahkan, hasil penelitian Universitas Brawijaya menunjukkan SOTH mampu meningkatkan parental self-efficacy yang berpengaruh pada pembangunan keluarga berkualitas.

DP3AKB Lamongan mencatat, sebanyak 285 peserta dari enam kecamatan dan 13 desa dinyatakan lulus dalam Wisuda SOTH Angkatan VII. Para peserta berasal dari Kecamatan Sukorame, Kedungpring, Deket, Sambeng, Lamongan, dan Karangbinangun.

Program SOTH juga disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Lamongan dalam menekan angka stunting. Lamongan sebelumnya meraih peringkat kedua terbaik penanganan stunting di Jawa Timur pada 2025.

“Pelaksanaan SOTH sangat berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lamongan,” kata dr. Aini.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir dalam wisuda tersebut menegaskan, SOTH tidak hanya fokus pada isu gizi anak, tetapi juga membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi masa depan daerah.

“SOTH bukan sekadar menyelesaikan stunting, tetapi bagaimana menciptakan keluarga yang kuat untuk melahirkan generasi mendatang yang berkualitas,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Pemkab Lamongan berharap program tersebut dapat diperluas dan diadopsi komunitas maupun lembaga masyarakat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak keluarga di berbagai wilayah,

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Berita Terbaru