KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Tepuk tangan riuh memenuhi Gedung Graha Pancasila, Kamis (14/8/2025) siang. Di hadapan ratusan pegawai dan pejabat, Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan penghargaan bergengsi Satyalancana Karya Satya kepada 160 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi puluhan tahun tanpa cela.
Bagi sebagian orang, 10 atau 30 tahun mungkin hanya angka. Namun bagi para penerima penghargaan ini, setiap tahun adalah lembaran perjuangan mengarungi pasang surut pelayanan publik, menghadapi dinamika birokrasi, dan menjaga komitmen meski godaan datang silih berganti.
Penghargaan ini bukan sembarang piagam. Satyalancana Karya Satya adalah tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia, diserahkan melalui Kementerian Sekretariat Negara, untuk ASN yang dinilai setia, disiplin, dan berdedikasi. Dalam ajang kali ini, 10 ASN mendapat penghargaan atas masa pengabdian 30 tahun, 7 ASN untuk 20 tahun, dan 143 ASN untuk 10 tahun.
“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan negara atas dedikasi yang telah diberikan. Semoga menjadi pemantik semangat agar ASN di Kota Batu terus bekerja dengan hati,” ujar Wali Kota Nurochman, usai menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada perwakilan penerima.
Salah satu penerima, Siti Rahayu, mengaku terharu. Selama 20 tahun bekerja di salah satu dinas pelayanan publik, ia telah melewati berbagai kebijakan dan pergantian pimpinan. “Yang paling penting adalah menjaga integritas. Tantangannya banyak, tapi kalau niatnya untuk melayani, semua terasa ringan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Momen penganugerahan ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga pengingat bahwa loyalitas dan dedikasi masih menjadi nilai mahal di tengah tuntutan zaman. Para penerima tampak bangga mengenakan seragam resmi mereka, sementara rekan-rekan sesama ASN memberikan ucapan selamat dan pelukan hangat.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010. Salah satu syaratnya: masa pengabdian harus dijalani tanpa pernah mendapat hukuman disiplin berat. Aturan itu menjadi filter ketat yang memastikan penerimanya adalah sosok teladan di birokrasi.
Di tengah gempuran citra miring tentang kinerja ASN, cerita seperti ini mengingatkan bahwa masih banyak pegawai negeri yang bekerja dengan sepenuh hati. Kota Batu, dengan 160 penerimanya tahun ini, menjadi bukti bahwa dedikasi panjang layak mendapat panggung dan apresiasi.
Lainnya:
- DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penulis : Wanto
Editor : Zainul Arifin








