Tiga Isu Kritis Rumah Sakit Swasta, PERSI Minta Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Bersuara

Kamis, 8 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menerima aspirasi PERSI Jawa Timur terkait KRIS, rumah sakit berbasis kompetensi, dan iDRG di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Anggota DPD RI Lia Istifhama menerima aspirasi PERSI Jawa Timur terkait KRIS, rumah sakit berbasis kompetensi, dan iDRG di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyuarakan tiga persoalan krusial yang dinilai mengancam keberlanjutan rumah sakit swasta di Indonesia. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, yang diminta membawa isu itu ke tingkat nasional agar segera mendapat perhatian pembuat kebijakan.

Ketua PERSI Jawa Timur, dr. Bangun Trapsila Purwaka, menjelaskan bahwa ketiga persoalan tersebut muncul seiring transformasi sistem kesehatan nasional, namun hingga kini belum dilengkapi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang memadai. Kondisi ini, kata dia, menimbulkan ketidakpastian operasional sekaligus risiko finansial bagi rumah sakit swasta.

Isu pertama berkaitan dengan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Menurut dr. Bangun, kebijakan tersebut berpotensi berdampak serius jika diberlakukan tanpa mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan kemampuan rumah sakit. “Penerapan KRIS perlu tahapan yang realistis. Jika dipaksakan seragam, banyak rumah sakit swasta, termasuk rumah sakit keagamaan, berisiko tidak mampu bertahan,” ujarnya.

Persoalan kedua menyangkut kebijakan rumah sakit berbasis kompetensi. Hingga saat ini, pengaturan mengenai klasifikasi dan penilaian kompetensi rumah sakit belum memiliki acuan teknis yang jelas. “Kami belum mendapatkan panduan detail bagaimana kompetensi rumah sakit diukur dan diterapkan. Padahal, kebijakan ini berpengaruh langsung terhadap layanan dan pembiayaan,” kata dr. Bangun.

Sementara itu, isu ketiga adalah rencana penerapan Indonesia Diagnosis Related Groups (iDRG) sebagai sistem pembayaran layanan rumah sakit. PERSI menilai skema tersebut masih menyisakan banyak pertanyaan di lapangan. “Tanpa juklak dan juknis yang matang, iDRG berpotensi menimbulkan kerugian dan mengganggu stabilitas rumah sakit swasta,” ujarnya saat pertemuan dengan Lia Istifhama di Surabaya, Senin (06/01/26).

Menanggapi aspirasi tersebut, Lia Istifhama menegaskan komitmennya untuk mengawal kepentingan rumah sakit swasta, khususnya yang selama ini menjadi penopang layanan kesehatan masyarakat. “Aspirasi PERSI akan saya bawa ke tingkat nasional. Kebijakan kesehatan harus menjamin keberlanjutan layanan, keadilan, dan keberpihakan pada kemanusiaan,” kata Lia saat kunjungan ke Rumah Sakit Islam Jemur Sari.

Ia menambahkan, regulasi kesehatan perlu disusun secara partisipatif dan berbasis kondisi riil di lapangan. “Transformasi sistem kesehatan tidak boleh melemahkan rumah sakit. Justru harus memperkuat peran mereka dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru