TMMD Bangkalan 2026 Digenjot, TNI-Polri Bangun Rumah dan Air Bersih

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan TMMD ke-128 di Desa Galis Dajah, Bangkalan, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pembukaan TMMD ke-128 di Desa Galis Dajah, Bangkalan, Rabu (22/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama TNI dan Polri mulai menggenjot percepatan pembangunan desa melalui program TMMD ke-128 di Desa Galis Dajah, Kecamatan Konang, Rabu (22/4/2026). Program ini menyasar kebutuhan dasar warga yang selama ini belum terpenuhi, terutama hunian layak dan akses air bersih.

Langkah ini dinilai krusial karena menyangkut kualitas hidup masyarakat di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan keterbatasan infrastruktur. TMMD tidak hanya menjadi proyek pembangunan, tetapi intervensi langsung terhadap persoalan mendasar yang dihadapi warga desa.

Sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan selama 30 hari hingga 22 Mei 2026. Mereka akan bekerja bersama masyarakat untuk mempercepat pembangunan fisik sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam proses pembangunan.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Desa Galis Dajah dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

“TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menghadirkan solusi nyata bagi warga, terutama terkait rumah layak huni dan akses air bersih,” ujarnya.

Fokus utama program ini adalah renovasi rumah tidak layak huni serta penyediaan sarana air bersih. Dua sektor ini dianggap paling mendesak karena berdampak langsung pada kesehatan, kenyamanan hidup, dan produktivitas masyarakat.

Keterbatasan akses air bersih selama ini menjadi salah satu persoalan utama warga. Dengan adanya intervensi ini, diharapkan risiko penyakit dan beban ekonomi masyarakat dapat ditekan.

Selain itu, program ini juga memperkuat pendekatan kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Model gotong royong ini diyakini mampu mempercepat pembangunan sekaligus membangun rasa memiliki di tingkat desa.

“Ketika semua pihak bersatu, pembangunan bisa lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Lukman.

TMMD ke-128 diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan fisik, tetapi juga menjadi langkah awal pengentasan kemiskinan berbasis desa. Pemerintah optimistis program ini memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.

“Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan perubahan nyata dari program ini,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru