LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan kendaraan berat bisa mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur utama Babat. Peristiwa itu terjadi ketika truk bernomor polisi B-9605-KRV yang dikemudikan Zainudin (33), warga Pasuruan, tiba-tiba patah as roda belakang sekitar pukul 23.30 WIB. Kendaraan pun melintang di sebagian badan jalan, menyulitkan pengendara lain untuk melintas, khususnya dari arah timur ke barat.
Warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut, dan Polsek Babat sigap menurunkan tim. Dipimpin Brigadir Bayu Ekstrada, petugas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas dan rekayasa jalur (contra flow), memastikan kendaraan besar dari timur dapat melewati sisi kanan jalan. Langkah cepat ini mencegah kemacetan lebih panjang dan potensi kecelakaan lanjutan.
Evakuasi truk dimulai pada Kamis dini hari pukul 04.30 WIB dan rampung sekitar pukul 08.30 WIB dengan melibatkan pihak terkait. Proses ini berjalan aman dan terkendali, tanpa menimbulkan korban jiwa. Warga dan pengendara yang melintas turut menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat petugas di lapangan.
Kasi Humas Polres Lamongan menegaskan bahwa keberhasilan evakuasi menjadi contoh koordinasi efektif antara kepolisian dan masyarakat. “Segera setelah menerima laporan, petugas turun ke lokasi dan melakukan tindakan cepat. Alhamdulillah evakuasi selesai dan arus kembali normal,” jelasnya. Penanganan cepat semacam ini penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Babat, jalur utama yang kerap padat kendaraan.
Insiden ini juga menjadi pengingat bagi para pengemudi truk dan kendaraan berat lainnya. Polsek Babat menghimbau agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama sistem roda, rem, dan suspensi. Pencegahan sederhana ini dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
Selain itu, peristiwa ini menyoroti peran penting quick respon kepolisian dalam menjaga mobilitas warga. Respons cepat tidak hanya menormalkan arus lalu lintas, tapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di jalur sibuk. “Kecepatan dan koordinasi menjadi kunci agar kejadian serupa tidak memicu kemacetan panjang atau risiko kecelakaan tambahan,” tambah Kasi Humas.
Kejadian truk patah as roda di Babat menunjukkan bahwa kesiapsiagaan aparat di lapangan sangat vital. Dengan evakuasi tuntas dan arus lalu lintas kembali lancar, masyarakat diingatkan pentingnya keselamatan kendaraan serta peran aktif petugas dalam menertibkan jalur padat. “Dengan pengecekan rutin dan tindakan cepat, keselamatan di jalan bisa lebih terjamin,” pungkas Kasi Humas Polres Lamongan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin









