LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Personel Polsek Babat bergerak cepat menanggapi insiden truk trailer yang mengalami kerusakan di Jl Raya Lamongan–Babat pada Senin malam (12/5/2025) pukul 20.30 WIB. Insiden ini mengancam kelancaran arus lalu lintas di jalur utama tersebut, khususnya saat volume kendaraan cukup tinggi.
Menurut keterangan di lokasi, truk trailer yang tengah melintas mendadak mengalami patah AS (poros roda), menyebabkan kendaraan besar itu tidak bisa bergerak. Akibatnya, posisi truk yang berhenti di badan jalan dikhawatirkan memicu kepadatan bahkan berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Mendapatkan informasi dari masyarakat, personel Polsek Babat segera merespons dengan menerjunkan tim ke lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan kendaraan lain tetap dapat melintas dengan aman dan tertib.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H. menjelaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
“Begitu menerima laporan, kami langsung terjunkan personel untuk mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi kemacetan, dan mencegah kecelakaan,” ujar Kompol Chakim
Selain melakukan pengaturan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan evakuasi truk trailer yang mengalami kerusakan. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu arus lalu lintas secara keseluruhan.
Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur Lamongan–Babat, untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami mengapresiasi pengendara yang sabar dan tertib selama proses penanganan berlangsung. Kepatuhan pengguna jalan menjadi kunci utama kelancaran dan keselamatan bersama,” tambahnya.
Berkat respons cepat dari jajaran Polsek Babat, situasi di lokasi kejadian berhasil dikendalikan. Potensi kemacetan dan insiden kecelakaan yang lebih besar pun berhasil diminimalisir.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








