Viral, Aksi Kekerasan Antar Pelajar di Kendal Terekam Video dan Direspon Polisi

Jumat, 18 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan antar pelajar viral di media sosial.

Rekaman video berdurasi masing-masing 50 detik dan 57 detik itu, tampak enam pelajar saling baku hantam di tepi jalan kawasan kebun cengkeh Banaran, Desa Pesaren, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal.

Perkelahian yang terjadi pada Kamis (17/7/2025) sore tersebut disaksikan oleh belasan remaja lain yang tampak hanya menonton tanpa melerai.

Diduga, para pelajar yang terlibat berasal dari dua sekolah menengah pertama di wilayah tersebut.

Kapolsek Sukorejo, AKP Agus Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, para pelajar yang terlibat berasal dari SMPN 1 Sukorejo dan SMPN 2 Sukorejo.

“Memang benar telah terjadi perkelahian pelajar antar dua sekolah di Sukorejo, tepatnya di sekitar kebun cengkeh Banaran Desa Pesaren. Kejadiannya kemarin sore,” tulis AKP Agus saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025) pagi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung bertindak. Pada Kamis malam, para pelajar yang terlibat dipanggil ke Mapolsek Sukorejo untuk dimintai keterangan.

“Sudah kami panggil semua pelajar yang berkelahi, dan telah kami mintai keterangan. Tidak ada yang mengalami luka serius karena tidak ada yang menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Agus menyebut bahwa pagi ini seluruh pelajar yang terlibat kembali diminta hadir ke Mapolsek untuk diberikan pembinaan.

“Kami lakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang. Ini menjadi perhatian bagi semua pihak, termasuk sekolah dan orang tua,” tambahnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih memperhatikan perilaku pelajar di luar sekolah guna mencegah terjadinya kekerasan di kalangan remaja.

“Kami mengimbau kepada orang tua dan pihak sekolah agar lebih memperhatikan perilaku anak-anak di luar lingkungan sekolah, guna mencegah terjadinya kekerasan di kalangan pelajar,” ujar AKP Agus Wibowo.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru