Wabup Lampura Hadiri Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal

- Redaksi

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup lampura mencoba olahan pangan yang dibuat oleh para peserta  (Dok Foto IST)

Wabup lampura mencoba olahan pangan yang dibuat oleh para peserta (Dok Foto IST)

LAMPUNG UTARA, RadarBangsa.co.id – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) hingga Kecamatan mengikuti lomba kreasi olahan pangan lokal di anjungan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, (28/6/2022).

Wakil Bupati Ardian mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA). Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong kreativitas masyarakat agar dapat memilih dan menyusun panganan B2SA. Panganan ini dapat memanfaatkan sumber daya alam lokal.

“Sumber daya ini dapat diambil dari pekarangan rumah yang harus dikelola dengan baik,” tuturnya.

Panganan B2‎SA ini lanjutnya, sangat diperlukan bagi setiap keluarga.Dengan panganan ini maka potensi terjadinya stunting dapat dicegah sedini mungkin. Stunting‎ sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek.

”Harapannya tentu dengan gizi yang seimbang, generasi muda yang dilahirkan akan terhindar dari stunting,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Lampura Hj.Nur Endah Sulastri mengatakan, kegiatan yang diadakan ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-76 Lampung Utara.‎ Bahan panganan ini kebanyakan berasal hasil pemanfaatan pekarangan rumah.

”Tak kurang dari 54 Perangkat Daerah yang ikut dalam lomba kali ini,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat akan semakin tergugah untuk terus memperhatikan keseimbangan gizi dalam panganan yang mereka konsumsi tiap harinya. Di samping itu, keragaman panganan lokal dapat terus terpelihara.

”Konsumsi pangan B2SA akan mampu meningkatkan imunitas tubuh sehingga virus tidak mudah masuk,”pungkasnya ( APD )

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru