Wali Kota Probolinggo Buka Training Raya HMI 2024-2025, Dorong Kader Jadi Pilar Peradaban

- Redaksi

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Training Raya HMI Cabang Probolinggo 2024–2025 berfoto bersama Wali Kota Probolinggo dan jajaran pengurus usai pembukaan acara. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Peserta Training Raya HMI Cabang Probolinggo 2024–2025 berfoto bersama Wali Kota Probolinggo dan jajaran pengurus usai pembukaan acara. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Suasana hangat menyelimuti aula Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Sabtu siang (19/7), ketika acara Opening Ceremony Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo resmi dibuka. Kegiatan ini menandai langkah awal pelatihan kader HMI periode 2024–2025, dengan mengangkat tema besar: “Transformasi Peradaban: Manifesto dengan Meneguhkan Intelektual sebagai Pondasi Pengabdian dari Insan Cita Menuju Masyarakat Cita.”

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Majelis Daerah KAHMI Kota Probolinggo, hadir langsung dan membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para peserta bahwa HMI bukan sekadar organisasi mahasiswa biasa, melainkan ruang pembentukan karakter, intelektual, dan jaringan perjuangan yang luas.

“Jaringan ini bukan main-main. Lewat HMI, adik-adik bisa terhubung langsung dengan tokoh-tokoh penting di berbagai level. Gunakan itu untuk berkolaborasi, memperluas wawasan, dan berkontribusi nyata,” ujarnya di hadapan para kader.

Lebih jauh, dr. Aminuddin juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kota Probolinggo. Ia berharap HMI Cabang Probolinggo aktif dalam melanjutkan kaderisasi, meski saat ini belum memiliki komisariat lokal secara resmi.

“Banyak tokoh penting di kota ini lahir dari rahim HMI. Rektor Institut Ahmad Dahlan, Ketua Bawaslu, hingga anggota DPRD semua punya jejak di HMI. Jadi potensi kaderisasi itu nyata, tinggal bagaimana kita kelola dan kembangkan,” katanya.

Ia pun mengajak para peserta untuk menatap jauh ke depan, menyongsong era Indonesia Emas 2045 sebagaimana visi yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

“Pembangunan SDM bukan semata urusan lokal. Ini bagian dari misi kebangsaan. Kita semua punya tanggung jawab menyiapkan generasi terbaik untuk masa depan negeri,” tambahnya dengan penuh semangat.

Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo, Doni Handika, yang juga menjadi ketua panitia pelaksana, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah kota terhadap kegiatan ini. Doni menjelaskan, Training Raya tahun ini menjadi spesial karena untuk pertama kalinya Latihan Kader II (LK II) dan Senior Course (SC) digelar secara bersamaan.

“Ini adalah pelatihan perdana yang kami kemas dalam satu rangkaian besar. Kami berharap lahir kader-kader yang tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh secara karakter dan visi,” ungkap Doni.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Ketua Badko HMI Jawa Timur, Yusfan Firdaus, serta jajaran pengurus HMI Probolinggo Raya. Sebagai penutup acara, para undangan disuguhi penampilan tari Glipang, kesenian khas Probolinggo yang menambah semarak suasana.

Sementara itu, pelaksanaan pelatihan LK II dan SC dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, dari 19 hingga 25 Juli 2025, bertempat di kompleks BKPSDM Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 60 peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian. Mereka datang dari Kudus, Surakarta, Surabaya, Malang, Jember, Sumenep, hingga Bangkalan.

Lainnya:

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru