KOTA PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menerima audiensi Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Didik Hernadi, beserta tim, Selasa (13/1). Pertemuan membahas persiapan dan teknis pemberangkatan 301 jemaah haji Kota Probolinggo tahun 2026, termasuk koordinasi pelayanan dan pendampingan jemaah.
Audiensi yang digelar di ruang kerja Wali Kota Probolinggo itu menjadi forum koordinasi penting menyambut keberangkatan jemaah haji. Didik Hernadi menyampaikan bahwa Kemenhaj Kota Probolinggo baru dikukuhkan pada 31 Desember 2025, dengan dirinya sebagai kepala instansi. Tahun ini, Kota Probolinggo memperoleh kuota haji sebanyak 301 jemaah yang direncanakan berangkat dalam satu kloter pada awal musim haji.
Wali Kota Aminuddin menilai pengaturan jemaah dalam satu kloter akan memudahkan koordinasi antarinstansi, baik dari sisi pelayanan administrasi maupun pendampingan selama keberangkatan. “Dengan dijadikan satu kloter, akan lebih mudah bagi kami untuk mengatur dan melayani seluruh jemaah haji Kota Probolinggo,” katanya.
Kepala Kemenhaj Didik Hernadi menekankan audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota. Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dapat memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar pelayanan. Hingga saat ini, penetapan Petugas Haji Daerah (PHD) masih menunggu arahan dan ketentuan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal koordinasi yang solid antara Kemenhaj dan Pemkot Probolinggo. Langkah ini diyakini akan berdampak positif pada kualitas pelayanan jemaah haji dan kelancaran seluruh proses ibadah haji tahun 2026.
Audiensi Wali Kota dan Kemenhaj menegaskan komitmen bersama untuk memastikan seluruh jemaah haji Kota Probolinggo dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan tertib.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nanang
Editor : Zainul Arifin








