Ambyar, Ayah Kandung di Gunungkidul Tega Cabuli Anaknya

Jumat, 27 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco dan Kasi Humas Polres Gunungkidul AKP Suranto saat konferensi pers pengungkapan kasus pencabulan anak di Mapolres Gunungkidul, Kamis (26/6/2025) |Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id

Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco dan Kasi Humas Polres Gunungkidul AKP Suranto saat konferensi pers pengungkapan kasus pencabulan anak di Mapolres Gunungkidul, Kamis (26/6/2025) |Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id

GUNUNGKIDUL, RadarBangsa.co.id – Aksi bejat dilakukan seorang pria berinisial A, warga Kecamatan Panggang, Gunungkidul. Ia tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 12 tahun. Kasus ini diungkap oleh Kepolisian Resor Gunungkidul dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Gunungkidul, Kamis (26/6/2025).

Dalam konferensi pers tersebut, Kasi Humas Polresta Gunungkidul AKP Suranto menjelaskan bahwa pelaku merupakan ayah kandung dari korban, yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Korban, yang masih berusia 12 tahun dan berstatus pelajar, harus mengalami perlakuan tidak senonoh dari orang yang seharusnya melindunginya,” ungkap AKP Suranto.

Sementara itu, Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco memaparkan kronologi kejadian memilukan ini. Peristiwa bermula saat korban sebut saja Bunga (12) berada di kamarnya bersama neneknya di rumah.

“Pelaku, yang merupakan ayah kandung korban, masuk ke kamar dan memaksa anaknya untuk memegang alat vitalnya. Tidak berhenti di situ, pelaku juga meremas bagian intim korban dan berusaha melakukan persetubuhan. Namun, karena korban merintih kesakitan, pelaku mengurungkan niatnya,” jelas AKP Gatot.

Perbuatan tak pantas tersebut bukan yang pertama kali dilakukan. Korban yang tak kuat lagi menanggung beban akhirnya memberanikan diri menceritakan kejadian itu kepada ibu kandungnya. Mendengar pengakuan memilukan dari sang anak, ibu korban langsung melaporkan pelaku ke Polsek Panggang.

Atas perbuatannya, A dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Berkas perkara sudah dinyatakan lengkap dan dalam waktu dekat akan kami limpahkan ke Kejaksaan. Sementara korban sudah mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” tambah Kapolsek Panggang.

AKP Suranto menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap potensi kekerasan seksual di lingkungan keluarga.

“Kasus ini menjadi peringatan keras bagi kita semua akan pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak, bahkan di lingkungan terdekat sekalipun,” tegasnya.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru