Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Konsultasi Hukum Gratis Kejati Jatim Perluas Akses Keadilan

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat kunjungan kerja dan dialog dengan Kepala Kejati Jatim di Surabaya, Selasa (3/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat kunjungan kerja dan dialog dengan Kepala Kejati Jatim di Surabaya, Selasa (3/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi program konsultasi hukum gratis yang dijalankan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) sebagai upaya konkret memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan warga yang minim pemahaman hukum.

Apresiasi tersebut disampaikan Lia saat kunjungan kerja dan dialog bersama Kepala Kejati Jatim Agus Sahat S.T. Lumban Gaol, S.H., M.H., beserta jajaran, di Surabaya, Selasa (3/2/2026).

Menurut Lia, layanan konsultasi hukum gratis memiliki dampak langsung bagi kepentingan publik karena membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban hukum sejak dini, sehingga potensi sengketa dan pelanggaran dapat dicegah.

“Program ini mencerminkan wajah penegakan hukum yang humanis. Negara hadir bukan hanya saat terjadi pelanggaran, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pemahaman dan pendampingan hukum,” ujar Lia.

Ia menilai, inisiatif Kejati Jatim selaras dengan arah reformasi hukum nasional yang menitikberatkan pada pencegahan, pendekatan restorative justice, serta pemulihan hak masyarakat, bukan semata-mata penindakan.

Sementara itu, Kejati Jatim menjelaskan bahwa konsultasi hukum gratis merupakan bagian dari tugas dan fungsi kejaksaan dalam pelayanan hukum kepada masyarakat. Program ini juga didukung pemanfaatan teknologi informasi agar dapat diakses lebih luas dan mudah.

Selain layanan konsultasi, Kejati Jatim mengembangkan edukasi hukum melalui program jaksa masuk sekolah dan pesantren, pendampingan lembaga pendidikan, serta penyuluhan hukum bagi generasi muda dengan pendekatan langsung maupun digital.

Melalui berbagai program tersebut, Lia menilai Kejati Jatim menunjukkan transformasi kelembagaan menuju penegakan hukum yang lebih terbuka, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Ia berharap layanan konsultasi hukum gratis dapat terus diperkuat dan diperluas agar manfaatnya dirasakan merata di seluruh Jawa Timur.

“Jika literasi hukum masyarakat meningkat, akses keadilan akan semakin terbuka dan kepercayaan publik terhadap institusi hukum akan tumbuh,” tutup Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru