Apel Kebangsaan Jogo Lamongan Dipadati Ribuan Peserta, Kapolres Ingatkan Bahaya Provokator

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(kiri) Ketua DPRD Lamongan (tengah) Kapolres Lamongan dan (kanan) Dandim 0812 Lamongan menandatangani komitmen kebersamaan menjaga keamanan dan ketertiban dalam Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Jogo Lamongan 2025 di Alun-Alun Lamongan, Kamis (4/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

(kiri) Ketua DPRD Lamongan (tengah) Kapolres Lamongan dan (kanan) Dandim 0812 Lamongan menandatangani komitmen kebersamaan menjaga keamanan dan ketertiban dalam Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Jogo Lamongan 2025 di Alun-Alun Lamongan, Kamis (4/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan menggelar Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Jogo Lamongan 2025 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan pada Kamis (4/9/2025). Agenda ini menjadi momentum kebersamaan dalam memperkuat tekad menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, MEK, yang turut hadir menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan seluruh masyarakat.

“Lamongan ini rumah kita bersama. Menjaga kedamaian berarti menjaga masa depan anak cucu kita. Sinergi semua pihak adalah kunci agar Lamongan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Peserta apel datang dari lintas elemen, mulai TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Banser, Kokam, Senkom, Pemuda Pancasila, komunitas ojek online, Linmas, Satkamling, perguruan silat, mahasiswa, pelajar, Saka Bhayangkara, hingga santri pondok pesantren. Keragaman peserta menjadi simbol kebhinekaan yang hidup di Lamongan.

“Kami para pemuda ingin menunjukkan bahwa cinta tanah air bisa diwujudkan dengan menjaga persatuan,” kata salah satu perwakilan organisasi kepemudaan.

Dalam amanat apel, pimpinan upacara mengingatkan pentingnya persatuan dalam menjaga kedaulatan bangsa.

“Hari ini kita berdiri dengan satu tujuan, yaitu menjaga NKRI. Lamongan harus tetap aman, nyaman, dan kondusif. Itu adalah komitmen kita bersama,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Selain menjaga keamanan, ruang dialog publik juga ditegaskan terbuka. Aparat dan pemerintah siap menerima masukan dari masyarakat selama disampaikan secara sehat dan bertanggung jawab.

“Kritik itu bagian dari demokrasi. Tapi mari kita sampaikan dengan cara yang santun, agar bisa menjadi solusi, bukan menambah masalah,” jelas salah seorang pejabat Forkopimda yang hadir.

Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., memberikan pesan tegas agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

“Mari kita jaga Lamongan mulai dari hal kecil, jangan beri ruang sedikitpun bagi provokator. Sebarkan narasi positif agar nilai persaudaraan tetap terjaga. Dengan semangat dan sinergi, Lamongan akan menjadi kabupaten yang maju dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Jogo Lamongan 2025 berlangsung khidmat dan penuh semangat persatuan. Momen ini menjadi cerminan soliditas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga Lamongan untuk terus menjaga kedamaian daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan, karena kebersamaan adalah energi besar untuk menjaga Lamongan tetap damai,” tutur seorang tokoh agama setempat.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru