Bangkalan Genjot Normalisasi Drainase Jelang Hujan

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau perbaikan drainase di Desa Tongguh, Arosbaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau perbaikan drainase di Desa Tongguh, Arosbaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan mencegah risiko banjir memasuki musim hujan kembali dipertegas melalui kunjungan lapangan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, ke Desa Tongguh, Kecamatan Arosbaya, Sabtu (29/11). Setelah meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Bupati langsung meninjau progres perbaikan sekaligus normalisasi drainase yang menjadi keluhan warga selama beberapa tahun terakhir.

Dalam pengecekan di sejumlah titik, Bupati mendapati beberapa saluran masih dalam tahap perbaikan dan sebagian lainnya perlu penanganan lanjutan. Ia menilai kerusakan drainase yang dibiarkan berpotensi memicu genangan air di pemukiman, terutama ketika curah hujan meningkat.

“Kerja teknis sudah berjalan, tapi kita ingin kecepatan yang seimbang dengan kualitas. Infrastruktur dasar seperti drainase harus benar-benar berfungsi agar tidak menimbulkan masalah baru,” ujarnya di lokasi.

Lukman juga menekankan bahwa pembangunan fisik bukan satu-satunya solusi. Menurutnya, kebiasaan warga membuang sampah ke saluran air menjadi faktor yang kerap memperburuk kondisi drainase, sehingga edukasi dan kedisiplinan masyarakat harus ikut diperkuat.

“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Drainase bersih memperlancar aliran air dan menekan potensi banjir. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Pemkab Bangkalan menyebut normalisasi drainase sebagai prioritas dalam program peningkatan infrastruktur dasar 2025, terutama di kawasan rawan genangan. Pemerintah menargetkan beberapa titik kritis di Arosbaya dapat selesai sebelum puncak musim hujan tiba.

Kunjungan ini sekaligus menjadi evaluasi langsung terhadap efektivitas program perbaikan yang sedang berjalan. Pemerintah berharap percepatan penanganan drainase dapat menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman, sehat, dan tertata.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru