Banjir Besar di Pasuruan Rendam 6.650 Rumah, Beji Terparah dengan Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Kamis, 26 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga terdampak banjir di Pasuruan saat evakuasi, Rabu (25/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga terdampak banjir di Pasuruan saat evakuasi, Rabu (25/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Hujan deras disertai angin kencang selama lebih dari dua jam pada Selasa (24/3/2026) malam memicu banjir besar di Kabupaten Pasuruan. Hingga Rabu (25/3/2026) pagi, tercatat sedikitnya 6.650 rumah di sebelas kecamatan terdampak genangan air.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Beji, di mana sejumlah desa masih tergenang dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Warga pun terpaksa bertahan dan sebagian lainnya mengungsi ke tempat aman.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menyebutkan, enam desa di Kecamatan Beji terdampak paling serius, yakni Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang. Di Dusun Pasinan, Desa Beji, ketinggian air mencapai sekitar 120 sentimeter dan merendam puluhan rumah.

Selain Beji, banjir juga meluas ke sejumlah kecamatan lain seperti Rejoso, Bangil, dan Winongan. Di Kecamatan Rejoso, Desa Jarangan dan Toyaning terendam dengan ketinggian air antara 10 hingga 30 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Bangil, genangan terjadi di empat kelurahan dan tiga desa dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 60 sentimeter. Kecamatan Winongan mencatat delapan desa terdampak, dengan ketinggian air tertinggi mencapai 80 sentimeter di beberapa titik.

Wilayah lain yang turut terdampak antara lain Kecamatan Grati, Gondangwetan, Kejayan, Kraton, Pasrepan, Gempol, hingga Pohjentrek. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 80 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung cukup lama.

“Kemarin sore sampai malam hujannya terus turun dengan intensitas sedang sampai lebat ditambah angin kencang. Intensitasnya juga cukup lama sampai lebih dari dua jam,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, pihaknya bersama relawan langsung melakukan evakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat.

Banjir ini berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari kerusakan rumah hingga terganggunya akses transportasi. BPBD bersama pemerintah daerah juga telah mendirikan tiga shelter di Bangil, Winongan, dan Rejoso untuk menampung warga terdampak.

Selain itu, distribusi bantuan logistik seperti makanan siap saji dan sembako terus dilakukan. Pemerintah daerah juga mulai menginventarisasi kerusakan infrastruktur akibat bencana ini.

Sugeng menegaskan bahwa penanganan darurat masih terus berlangsung sembari melakukan pendataan kerusakan.

“Pak Bupati menugaskan kami dan OPD terkait untuk menginventarisir kerusakan infrastruktur akibat dampak banjir ini,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru