Bantu Nelayan Pacitan, Khofifah Siapkan Perbaikan Besar Pelabuhan Tamperan

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama nelayan, pejabat daerah, dan unsur Forkopimda sambil membentangkan bendera Merah Putih di Pelabuhan Tamperan, Pacitan, Selasa (12/8/2025), usai penyerahan bantuan untuk sektor perikanan (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama nelayan, pejabat daerah, dan unsur Forkopimda sambil membentangkan bendera Merah Putih di Pelabuhan Tamperan, Pacitan, Selasa (12/8/2025), usai penyerahan bantuan untuk sektor perikanan (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

PACITAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan beragam bantuan senilai total ratusan juta rupiah kepada nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pacitan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pelabuhan Tamperan, Selasa (12/8) pagi, didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Gagarin Sumrambah, dan sejumlah pejabat terkait.

Bantuan yang disalurkan antara lain 100 unit jaring tangkap senilai Rp 70 juta, e-BKP (Buku Kapal Perikanan elektronik) untuk 10 nelayan, serta program bimbingan teknis (bimtek) “Peti Koin Bermantra” senilai Rp 119 juta untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Mugi Rahayu, Desa Pelem, Kecamatan Pringkuku. Program tersebut bertujuan mengurangi kemiskinan, memperluas akses layanan dasar, dan mendorong kemandirian ekonomi di empat kabupaten, termasuk Pacitan.

“Bantuan ini kami harap dapat meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus kesejahteraan nelayan. Kami ingin ada wirausaha baru dari sektor ini,” ujar Khofifah. Ia juga memanfaatkan kunjungan untuk berdialog langsung dengan nelayan, mendengar aspirasi, dan meninjau kebutuhan fasilitas pelabuhan.

Salah satu usulan yang muncul adalah pengerukan pantai dan perluasan pemecah gelombang (breakwater) di Pelabuhan Tamperan. “Pengerukan di Pelabuhan Mayangan sudah dianggarkan. Untuk Tamperan, insyaallah juga akan kita usulkan,” kata Khofifah.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan program Gemarikan senilai Rp 50 juta untuk 100 siswa SDN Kayen 1, bimtek standar pengemasan produk perikanan senilai Rp 26 juta untuk Poklahsar, program PUSPITA senilai Rp 34,48 juta, dan bimtek pengembangan kawasan agropolitan ikan nila Rp 63,53 juta untuk Pokdakan Mina Sari, Desa Bandarsari, Kecamatan Bandar.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim, Muhammad Isa Ansori, menyebut Pelabuhan Tamperan merupakan BLUD Pemprov yang memproduksi komoditas unggulan seperti tuna dan cakalang dengan volume mencapai 6.450 ton per tahun. Pelabuhan ini juga menjadi persinggahan nelayan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Atas nama nelayan, kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur. Bantuan ini akan membantu meningkatkan hasil tangkapan dan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Isa.

Bantuan lintas program ini disebut Pemprov sebagai bagian dari komitmen meningkatkan daya saing subsektor perikanan di Jawa Timur melalui sinergi kebijakan, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan infrastruktur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru