Bupati Bangkalan Minta Data Stunting Disinkronkan hingga Desa

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lukman Hakim saat memimpin Rakor Penurunan Angka Stunting di Ruang Rapat Bupati Bangkalan, Selasa (22/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lukman Hakim saat memimpin Rakor Penurunan Angka Stunting di Ruang Rapat Bupati Bangkalan, Selasa (22/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat penanganan stunting dengan membenahi koordinasi dan memastikan data yang digunakan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Penekanan itu disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Bangkalan, Selasa (22/9/2026), di Ruang Rapat Bupati.

Rakor dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Dinas Kesehatan, serta sejumlah perangkat daerah terkait. Dalam pertemuan tersebut, sinkronisasi data menjadi salah satu perhatian utama karena akurasi informasi menentukan ketepatan sasaran program penanganan stunting.

“Data harus benar-benar kita sinkronkan dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai ada perbedaan antara data yang kita miliki dengan kondisi sebenarnya. Ini penting agar langkah penanganan yang kita lakukan tepat sasaran,” tegas Bupati Lukman Hakim.

Lukman juga meminta evaluasi kondisi stunting dilakukan secara berkala dan tidak berhenti pada level kabupaten. Pemantauan perlu diperkuat hingga tingkat kecamatan dan desa agar perubahan kondisi masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan akurat.

Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dibebankan kepada satu perangkat daerah. Upaya tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor serta keterlibatan masyarakat dalam membangun pola hidup sehat dan mencegah munculnya kasus stunting sejak dini.

“Penanganan stunting harus kita lihat secara menyeluruh. Evaluasi harus dilakukan secara berkala sampai ke desa. Dengan begitu, kita bisa mengetahui persoalan yang ada dan segera menentukan langkah yang diperlukan,” ujarnya.

Pemkab Bangkalan juga tidak hanya menargetkan penurunan angka stunting. Pemerintah daerah mendorong tumbuhnya kesadaran bersama di masyarakat agar pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan.

Koordinasi antarpemangku kepentingan diharapkan menghasilkan langkah yang konkret dan terukur. Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan, perangkat desa, keluarga, dan masyarakat didorong bergerak dalam upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Yang kita bangun bukan hanya program pemerintah, tetapi juga kesadaran bersama. Ketika pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat desa, keluarga, dan masyarakat bergerak bersama, upaya penurunan stunting akan lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru