Bupati Kendal Ikut Tanam Pohon, 260 Ribu Bibit Bakal Hijaukan DAS Bodri

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menanam pohon di Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Senin (7/9/2026). Penanaman ini menjadi bagian dari rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri untuk memulihkan fungsi ekologis, menjaga tata air, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Program rehabilitasi DAS Bodri menargetkan penanaman sekitar 260 ribu pohon di lahan seluas 650 hektare yang tersebar di Blok Wonosari, Sukodadi, Singorojo, dan Kaliputih. Penanaman ditargetkan selesai dalam dua bulan dan dilanjutkan pemeliharaan selama tiga tahun hingga 2029.

Dyah menegaskan penanaman pohon tidak boleh sekadar menjadi seremoni. Menurutnya, rehabilitasi DAS merupakan investasi lingkungan untuk masa depan.

“Harapan kita, kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi untuk kita bersama di masa depan dan warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” kata Dyah.

Dia mengatakan pepohonan berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, mempertahankan air tanah, serta mengurangi risiko bencana. Kendal sendiri memiliki ancaman bencana beragam, mulai dari rob, banjir hingga tanah longsor.

Kepala BPDAS Pemali Jratun Aris Setia Utomo menambahkan, tanaman berkayu membantu menahan air hujan agar tidak langsung mengalir deras ke hilir. Air yang tertahan memiliki kesempatan lebih besar meresap ke tanah sehingga membantu menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.

Selain tanaman tegakan seperti sengon dan jabon, program ini menanam tanaman buah berupa durian, nangka, dan rambutan. Tanaman buah tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan masyarakat ketika memasuki masa produksi.

“Masyarakat jangan hanya menjadi penonton. Mereka punya hak untuk mengelola kawasan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi,” ujar Aris.

Manajer K3 Lingkungan dan Keamanan PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah Yeni B. Arianto mengatakan PLN juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah untuk membantu membuka akses pemasaran hasil tanaman buah melalui offtaker.

“Kami akan bantu implementasi ke offtaker, sehingga harapannya masyarakat tidak kesulitan menyalurkan atau menjual hasil tanaman buah-buahan,” katanya.

Rehabilitasi DAS Bodri juga melibatkan tiga Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam pengelolaan kawasan. Program ini diharapkan tidak hanya memulihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat tata air dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

 

 

Penulis : Rb

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru