Bupati Lamongan: Perawat Punya Peran Strategis dalam Mewujudkan “Lamongan Sehat”

Jumat, 4 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutan dalam Seminar Kesehatan Nasional HUT ke-51 PPNI di Aula Gadjah Mada, Jumat (4/7/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutan dalam Seminar Kesehatan Nasional HUT ke-51 PPNI di Aula Gadjah Mada, Jumat (4/7/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa insan kesehatan, khususnya perawat, memiliki peran strategis dalam mewujudkan program prioritas Lamongan Sehat. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam seminar kesehatan nasional dalam rangka HUT ke-51 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), yang digelar di Aula Gadjah Mada Gedung Pemkab Lamongan lantai 7, Jumat (4/7/2025).

Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menekankan bahwa keberhasilan program Lamongan Sehat tidak terlepas dari kontribusi para tenaga kesehatan, terutama perawat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Perawat memiliki peran penting dalam mewujudkan program prioritas Lamongan Sehat. Capaian program ini dapat dilihat dari indeks kesehatan Lamongan pada tahun 2024 yang mencapai angka 0,843 dari skala 0 hingga 1,” ujar Pak Yes di hadapan sekitar 400 peserta seminar.

Ia menambahkan, pembangunan sektor kesehatan bukan semata tentang infrastruktur, tetapi juga mencakup kualitas pelayanan.

“Lamongan Sehat tidak hanya berbicara soal banyaknya rumah sakit atau puskesmas. Yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” jelasnya.

Pak Yes juga mengapresiasi kontribusi para perawat dalam mendukung program nasional *Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Di Lamongan, program tersebut telah menyentuh 166.471 orang hingga Mei 2025, atau sekitar 33,81 persen dari total target sasaran.

“Ini menunjukkan bahwa perawat tidak hanya berfungsi secara klinis, tetapi juga punya peran sosial yang signifikan dalam edukasi dan promotif kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Seminar ini juga menjadi wadah diskusi langsung antara kepala daerah dan para tenaga kesehatan mengenai berbagai tantangan di lapangan. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Rofiq dari RS Muhammadiyah Lamongan, yang menyoroti terbatasnya jenis penyakit yang kini ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Menanggapi hal itu, Pak Yes menyebut bahwa persoalan tersebut memang di luar kewenangan daerah, namun Pemkab Lamongan telah menyiapkan alternatif solusi.

“Sebenarnya itu merupakan kebijakan pusat melalui BPJS, sehingga tidak bisa kita negosiasikan. Namun untuk jangka pendek, pasien yang sifatnya urgent dan memenuhi kriteria seperti tidak memiliki penghasilan, lanjut usia, dan belum terdaftar BPJS, bisa dibantu melalui program Laserku* atau *Lamongan Sehat dengan Kunjungan Rumah,” terangnya.

Lebih jauh, Pak Yes menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit sebagai langkah jangka panjang.

“Masyarakat bisa memanfaatkan PKG dan pemeriksaan rutin di klinik kesehatan, termasuk yang menjadi bagian dari Koperasi Merah Putih. Harapannya, penyakit dapat diketahui sejak dini sehingga tidak sampai membebani secara ekonomi maupun psikologis,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru