Dari Lamongan untuk Dunia, Bupati Yes Promosikan UMKM ke 43 Negara

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendorong 162 peserta 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga untuk membawa pulang produk lokal Lamongan sebagai buah tangan. Ajakan itu disampaikan saat Gala Dinner Closing Ceremony yang digelar di Pendopo Lokatantra, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes menekankan pentingnya dukungan terhadap produk UMKM daerah melalui pembelian hasil karya warga setempat. Ia menyebut, setiap produk yang dibeli tidak sekadar menjadi barang bawaan, tetapi juga bentuk dukungan bagi pengrajin, pedagang, dan pelaku usaha kecil.

“We help some of the brought home, some snake or coffee, for batik or handicrafts. Because when you buy our local product, you are not simple buying but you are supporting a family’s dream, encouraging creativity and helping a small business grow,” ucap Pak Yes.

Menurut Yuhronur, kehadiran para peserta dari 43 negara menjadi ruang promosi penting bagi produk UMKM Lamongan. Ia berharap pengalaman mereka di Lamongan tidak berhenti pada forum akademik, tetapi juga meninggalkan kesan melalui produk lokal yang mereka bawa pulang ke negara masing-masing.

Dalam forum tersebut, Pak Yes juga memaparkan integrasi kearifan lokal dalam pembangunan berkelanjutan di Lamongan. Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi daerah terus didorong melalui tiga pilar utama, yakni pertanian, perdagangan, dan manufaktur, disertai investasi pada peningkatan sumber daya manusia.

“When you arrived in Lamongan, perhaps another city on the maps of Indonesia. But for us Lamongan is much more than a location, it is a place where agriculture meets industry. Where tradisional embraces innovation, and where opportunities continuous to grow,” terang Pak Yes.

Forum akademik internasional bertema “Strategies for Climate Adaptation and Disaster Risk Reduction from a Multidisciplinary Respective” itu menjadi wadah kolaborasi akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam merumuskan solusi menghadapi tantangan iklim. Kehadiran peserta mancanegara sekaligus membuka ruang lebih luas bagi penguatan citra Lamongan di tingkat internasional melalui produk lokal dan pengalaman budaya daerah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru