Detik-Detik Curanmor di Lamongan Terbongkar CCTV, Pelaku Tak Berkutik

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman saat konferensi pers pengungkapan kasus curanmor di Warung Brewnco 26, Desa Blawirejo, Kedungpring, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman saat konferensi pers pengungkapan kasus curanmor di Warung Brewnco 26, Desa Blawirejo, Kedungpring, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah warung di Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, berhasil diungkap cepat oleh aparat kepolisian. Dalam waktu kurang dari 48 jam, dua pelaku berinisial MAY (15) dan FAP (18) berhasil diamankan setelah aksinya terekam kamera CCTV desa.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan kasus tersebut dalam konferensi pers di Warung Brewnco 26, Desa Blawirejo. Pengungkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Kedungpring bersama Tim URC Satreskrim Polres Lamongan setelah menerima laporan korban.

Korban, A.J.E.S (19), seorang mahasiswa asal Blawirejo, mengalami kerugian satu unit sepeda motor Honda CB senilai sekitar Rp14 juta. Motor tersebut sebelumnya dititipkan kepada MAY yang saat itu menjaga warung.

Dalam perkembangannya, motor yang ditinggalkan korban dalam kondisi rusak kemudian diambil oleh MAY bersama FAP. Keduanya memindahkan kendaraan tersebut ke rumah FAP di Sukodadi dan melakukan perbaikan untuk digunakan secara pribadi.

“Dari hasil penyelidikan, rekaman CCTV Balai Desa menjadi petunjuk penting yang mempercepat identifikasi pelaku,” kata Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman.

Menindaklanjuti laporan, petugas bergerak cepat hingga berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti. MAY yang masih di bawah umur ditangani melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lamongan.

Kasus ini menunjukkan peran penting teknologi pengawasan seperti CCTV dalam mempercepat pengungkapan tindak kriminal di tingkat desa. Polisi juga menilai kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menitipkan kendaraan kepada pihak lain.

Kapolres Lamongan turut mengimbau pemerintah desa, kantor, dan masyarakat untuk memperbanyak pemasangan CCTV guna mencegah tindak kejahatan serupa di kemudian hari.

Kedua pelaku kini masih menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Lamongan. Sementara barang bukti motor telah dikembalikan kepada korban sebagai bentuk pemulihan hak.

“Penanganan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Kapolres Lamongan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru