DPRD Lamongan Desak Tambah Traffic Light di JLU

Sabtu, 20 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anggota Komisi C DPRD Lamongan bersama Dinas Perhubungan meninjau titik rawan kecelakaan di Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan, Jumat (19/9/2025). (Foto : Istimewa)

Sejumlah anggota Komisi C DPRD Lamongan bersama Dinas Perhubungan meninjau titik rawan kecelakaan di Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan, Jumat (19/9/2025). (Foto : Istimewa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan mendorong percepatan pemasangan traffic light di dua titik rawan kecelakaan di Jalan Lingkar Utara (JLU). Rekomendasi itu muncul setelah rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa–Bali, Jumat (19/9/2025).

Keselamatan pengendara di jalur lingkar utara Lamongan kembali menjadi perhatian serius legislatif daerah. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Banggar DPRD Lamongan, Komisi C menilai masih ada dua titik di kawasan Kalikandang yang rawan kecelakaan namun belum dilengkapi lampu lalu lintas.

Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq, menegaskan bahwa permintaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak. Menurutnya, dari lima titik simpang yang seharusnya dilengkapi traffic light, baru tiga yang terealisasi.

“Rekomendasi kami kepada BBPJN jelas, yakni penambahan dua traffic light di titik yang belum terpasang. Di lokasi ini sering terjadi kecelakaan, sehingga keberadaannya sangat penting,” ujarnya.

Selain itu, dewan juga menyoroti beberapa aspek lain yang dinilai berisiko bagi keselamatan pengguna jalan. Rekomendasi tambahan meliputi perbaikan desain putaran jalan, pemasangan CCTV, serta penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU).

“PJU di JLU masih sangat kurang. Padahal penerangan sangat menentukan keselamatan, terutama di malam hari,” imbuh Mahfud yang juga politisi Fraksi PKB.

Mahfud menyebutkan, target pengerjaan sudah ditetapkan. Pemasangan traffic light direncanakan dimulai pada Selasa (23/9/2025) mendatang, diawali dengan doa bersama lintas agama di kawasan Balun. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu dua minggu sebelum akhirnya JLU dapat kembali dioperasikan secara normal.

Kepala Dishub Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengonfirmasi bahwa rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan penting untuk menekan angka kecelakaan di jalur lingkar. Menurutnya, Dishub bersama BBPJN telah sepakat untuk segera menindaklanjuti rekomendasi dewan.

“Alhamdulillah, sudah ada sinyal hijau. Pengerjaan akan dimulai Selasa depan, didahului dengan doa bersama. Titik prioritas ada di Kalikandang yang selama ini paling rawan,” terang Dianto.

Ia juga menegaskan, selama proses pemasangan berlangsung, akses JLU masih ditutup sementara. Hal ini dilakukan demi keselamatan petugas lapangan yang sedang bekerja.

“Secara teknis, butuh sekitar dua minggu. Jika dibuka saat pengerjaan berlangsung, justru bisa membahayakan. Jadi, pengguna jalan kami imbau bersabar,” tandasnya.

Langkah DPRD Lamongan ini dinilai sebagai upaya strategis untuk menekan potensi kecelakaan di jalur lingkar yang kerap padat lalu lintas, terutama saat jam sibuk. Sejumlah warga sekitar juga menyambut baik rekomendasi tersebut, mengingat kasus kecelakaan di Kalikandang sudah beberapa kali menelan korban.

Dengan adanya tambahan fasilitas keselamatan, publik berharap JLU tidak lagi menjadi jalur berbahaya., “Kami ingin memastikan JLU bukan hanya sekadar jalur alternatif, tapi juga benar-benar aman bagi masyarakat Lamongan,”tegasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru