Eks TNI Aniaya Polisi di ringkus Polres Kendal Positif Sabu

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak Pelaku di hadirkan saat Konfrensi Pers, dan  penjagaan ketat.(RadarBangsa.co.id).

Nampak Pelaku di hadirkan saat Konfrensi Pers, dan penjagaan ketat.(RadarBangsa.co.id).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Budi Hartono (52), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kendal, ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kendal usai melakukan aniaya anggota polisi dan menabrak mobil patroli Satlantas.

Peristiwa terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kendal, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Pelaku yang diketahui merupakan eks anggota TNI ini sempat mengaku sebagai prajurit dari satuan Kostrad.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar dalam konferensi pers pada Selasa, 10 Juni 2025, mengungkapkan bahwa pelaku melakukan perlawanan saat akan diamankan petugas.

“Pelaku berusaha melawan dan memukul petugas saat akan diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan juga positif menggunakan narkoba jenis sabu,” ujar Hendry.

Saat digiring ke hadapan media, Budi tampak mengenakan seragam tahanan berwarna biru, dengan wajah tertutup dan tangan diborgol.

Penjagaan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian selama proses konferensi pers berlangsung.

Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari Labfor Semarang guna memastikan kandungan narkotika dalam tubuh pelaku.

Atas perbuatannya, Budi dijerat sejumlah pasal berlapis. Antara lain, Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 junto UU No. 1 Tahun 1961 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Ada pun barang bukti yang diamankan, polisi satu bilah sangkur besi warna hitam, dua magesen laras panjang, satu sofgan, serta satu alat hisab sabu.

Selain itu, ia juga dijerat Pasal 213 KUHP tentang perlawanan terhadap petugas, serta Pasal 112 dan 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Ely Purwadi yang turut hadir dalam konferensi pers, pihanknya, membenarkan Budi merupakan mantan anggota TNI.

Budi telah diberhentikan tidak hormat pada tahun 2018 karena pelanggaran berat.

Oleh sebab itu, TNI menjunjung tinggi supremasi hukum. Dandim mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

“Kita percaya, profesionalisme Polres Kendal, karena Budi bersangkutan bukan lagi bagian dari institusi kami,” tegas Ely.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru