MATARAM, RadarBangsa.co.id — RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mengirim empat tenaga medis dan satu unit ambulans VIP ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung penanganan kesehatan masyarakat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut.
Pengiriman tim medis itu merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan sekaligus tindak lanjut arahan Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana agar Pemerintah Kota Mataram turut membantu daerah yang terdampak bencana.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Dr. Hj. NK Eka Nurhayati, mengatakan pihaknya menyiagakan personel terpilih untuk menjalankan misi kemanusiaan selama 12 hari di wilayah terdampak.
“Tim yang kami kirim sebanyak empat orang, terdiri dari satu dokter umum, dua perawat, dan satu sopir,” terang Eka Nurhayati.
Tim tersebut dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kondisi kedaruratan medis di lapangan. Keberadaan tenaga kesehatan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan medis masyarakat yang terdampak bencana.
RSUD H. Moh. Ruslan juga mengirim satu unit ambulans VIP sebagai fasilitas pendukung selama masa penugasan. Kendaraan itu digunakan untuk menunjang mobilitas tim serta membantu proses evakuasi dan penanganan pasien yang membutuhkan pelayanan medis darurat.
Pengiriman ambulans bersama tenaga kesehatan menjadi bagian dari dukungan fasilitas kesehatan daerah dalam respons bencana lintas wilayah. Tim yang diberangkatkan membawa kesiapan medis sekaligus kemampuan untuk bekerja di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan.
Eka menegaskan, personel yang ditugaskan telah dipersiapkan untuk menghadapi situasi darurat selama berada di wilayah terdampak.
“Kami memastikan tim yang diberangkatkan siap menghadapi situasi darurat di lapangan,” jelasnya.
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan Pemkot Mataram akan mengambil bagian dalam penanganan bencana sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah lain yang membutuhkan dukungan.
“Seperti bencana yang menimpa provinsi lain, Pemkot Mataram pasti mengambil bagian dan berperan serta. Kita upayakan bantuan materi maupun nonmateri atas dasar rasa kemanusiaan dan persaudaraan,” tegas Mohan.
Dukungan tersebut mencakup bantuan materi maupun nonmateri sesuai kebutuhan dalam penanganan bencana. Langkah ini menunjukkan keterlibatan Pemerintah Kota Mataram melalui fasilitas kesehatan daerah dalam membantu respons kemanusiaan.
Selama 12 hari penugasan, tim RSUD H. Moh. Ruslan diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses penanganan kondisi darurat di wilayah NTT.
Pengiriman tenaga medis dan ambulans VIP tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD H. Moh. Ruslan menjalankan misi kemanusiaan di tengah situasi bencana. Tim akan menjalankan tugas sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan selama masa penugasan.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar