Gerindra Pasuruan Laporkan Akun ‘Rachel Rachel’, Diduga Sebar Kebencian terhadap Prabowo

Rabu, 3 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Gerindra Pasuruan melaporkan akun Facebook Rachel Rachel ke polisi terkait dugaan ujaran kebencian. Selasa, 2 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kader Gerindra Pasuruan melaporkan akun Facebook Rachel Rachel ke polisi terkait dugaan ujaran kebencian. Selasa, 2 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kader Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan resmi menempuh jalur hukum dengan mendatangi Polres Pasuruan, Selasa (02/06/26). Langkah ini diambil setelah akun Facebook bernama “Rachel Rachel” diduga menyebarkan konten ujaran kebencian yang menyerang Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra.

Perwakilan kader, Agus Setiya Wardana, menegaskan laporan dibuat karena unggahan akun tersebut dinilai telah melewati batas dan mencederai martabat partai maupun pendukungnya.

“Kami melaporkan akun Facebook @Rachel Rachel ke Polres Pasuruan terkait dugaan konten ujaran kebencian,” ujar Agus saat ditemui di markas Polres Pasuruan.

Agus menyebut, salah satu unggahan yang disorot berbentuk video dengan judul provokatif. Konten itu disebut memuat kalimat yang dianggap menghina dan memancing kemarahan publik.

“Konten tersebut menyerang Presiden Prabowo Subianto dan memuat kalimat yang mencederai kami selaku kader Partai Gerindra, khususnya di DPC Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Ia juga menilai unggahan di akun itu tidak berdiri sendiri, melainkan berisi pola serangan yang berulang.
“Hampir seluruh unggahan di akun Facebook @Rachel Rachel berisi ujaran kebencian, mulai dari menyerang Presiden Joko Widodo hingga Presiden Prabowo Subianto, serta menyudutkan Partai Gerindra,” tambah Agus.

Dari sisi hukum, tim kuasa hukum pelapor menyebut langkah ini diambil agar pelaku tidak terus mengulang perbuatannya di ruang digital. Mereka menilai konten semacam itu bukan hanya merugikan pihak yang diserang, tetapi juga berpotensi menghasut masyarakat.

“Kami melaporkan akun tersebut untuk memberikan efek jera kepada pemiliknya,” tegas anggota tim kuasa hukum, Anjar Supriyanto, S.H.

Anjar menambahkan, unggahan video yang disebarkan akun itu dinilai memuat ujaran kebencian yang sangat merugikan.

“Seluruh konten videonya bermuatan ujaran kebencian yang sangat merugikan dan bertujuan menghasut masyarakat Indonesia untuk membenci Presiden Prabowo Subianto beserta partainya,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Khofifah dan Polda Jatim Jaga Iklim Investasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:34

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:25

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28

Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik

Berita Terbaru