Gubernur Khofifah Raih Apresiasi BPH Migas atas Pengawasan BBM Subsidi

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menutup akhir tahun 2025 dengan capaian positif di sektor energi. Komitmen menjaga tata kelola dan pengawasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berbuah penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Apresiasi tersebut diberikan atas peran aktif Pemprov Jatim dalam penerbitan Surat Rekomendasi pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) melalui Aplikasi XStar BPH Migas, yang dinilai efektif memperkuat akuntabilitas penyaluran subsidi energi.

Penghargaan diterima oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim Aris Mukiyono pada ajang Apresiasi BPH Migas 2025 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (30/12) malam.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPH Migas. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah provinsi, BPH Migas, serta pemerintah kabupaten dan kota dalam mengawal implementasi kebijakan energi nasional di tingkat daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur atas komitmen dan kerja samanya dalam implementasi Aplikasi XStar BPH Migas. Penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus memperkuat pengawasan agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan aktivitas ekonomi dan sektor produktif tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut berdampak langsung pada tingginya kebutuhan energi, khususnya BBM, baik untuk sektor transportasi, pertanian, perikanan, hingga usaha mikro dan kecil.

Pada 2025, BPH Migas menetapkan kuota BBM untuk Jawa Timur sebesar 2.715.689 kiloliter (KL) untuk JBT dan 4.358.878 KL untuk JBKP. Hingga akhir tahun, realisasi penyaluran tercatat mencapai 2.240.737 KL untuk JBT dan 3.212.481 KL untuk JBKP.

Menurut Khofifah, besarnya kebutuhan BBM tersebut harus diimbangi dengan sistem pengelolaan dan pengawasan yang ketat agar subsidi negara tidak disalahgunakan dan benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh Pemprov Jatim adalah mendorong digitalisasi penerbitan surat rekomendasi BBM bersubsidi melalui Aplikasi XStar. Sistem ini diterapkan melalui koordinasi intensif, pendampingan teknis, serta evaluasi berkelanjutan bersama 38 pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Melalui penguatan pengawasan berbasis sistem digital, kami ingin memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melenceng dari tujuan. Tata kelola yang transparan dan akuntabel akan memastikan subsidi energi memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat,” katanya.

Selain pemanfaatan teknologi, Khofifah menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Pemprov Jatim dan BPH Migas dalam menjaga ketersediaan BBM bersubsidi bagi petani, nelayan, dan sektor sosial lainnya. Sinkronisasi kebijakan lintas level pemerintahan dinilai menjadi kunci keberhasilan penerapan sistem tersebut secara menyeluruh.

“Sinergi lintas pemerintahan ini memastikan keamanan pasokan, keandalan stok, serta transparansi penyaluran BBM bersubsidi di seluruh wilayah Jawa Timur,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus mendukung kebijakan nasional di sektor energi, khususnya dalam pengawasan penyediaan dan distribusi BBM serta pengangkutan gas bumi di sektor hilir.

“Dengan tata kelola yang akuntabel dan sinergi yang kuat, kami berkomitmen menjaga ketahanan energi sekaligus memastikan keadilan akses energi bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru