Gubernur Khofifah Resmikan CNG Station Gresik, Dorong Transisi Energi Bersih di Jatim

Senin, 28 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan pengoperasian CNG Station Gresik milik PT Citra Nusantara Energi di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik, Senin (28/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan pengoperasian CNG Station Gresik milik PT Citra Nusantara Energi di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik, Senin (28/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

GRESIK, RadarBangsa.co.id– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan pengoperasian Compressed Natural Gas (CNG) Station Gresik milik PT Citra Nusantara Energi (CNE) di Kawasan Industri Maspion, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (28/7).

Dalam peresmian tersebut, Gubernur Khofifah hadir bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, jajaran direksi dan komisaris PT CNE, PT Citra Nusantara Gemilang (CNG), serta PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) atau PJU.

CNG Station Gresik dirancang untuk melayani kebutuhan gas dengan kapasitas produksi mencapai 2,0 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Pengoperasian fasilitas ini dimungkinkan setelah PT PJU resmi mengantongi Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi dari Kementerian ESDM RI pada 23 Juni 2025. Gas yang dikelola berasal dari Wilayah Kerja (WK) Ketapang dan didistribusikan melalui PT CNE.

Khofifah menegaskan, kehadiran infrastruktur energi bersih ini merupakan bagian dari langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ekosistem green economy. Ia menambahkan, langkah ini juga menjadi jembatan menuju pengembangan blue economy di masa mendatang.

“Komitmen kita untuk membangun green economy terus kita jalankan. Dari situ, kita akan bergerak menuju blue economy sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Berdasarkan data Pemprov Jatim per Desember 2024, rata-rata produksi gas bumi di provinsi ini mencapai 733,79 MMSCFD, menempatkan Jawa Timur di posisi ketiga nasional sebagai penghasil migas terbesar setelah Riau dan Kalimantan Timur.

Dengan potensi itu, Khofifah optimistis sektor energi bersih akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jatim, khususnya untuk sektor industri, pembangkitan listrik, hingga pemanfaatan rumah tangga.

“Penyaluran energi bersih ke sektor industri hari ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam menjaga lingkungan. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keberlanjutan hidup,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kehadiran CNG Station Gresik dapat memperkuat ketahanan energi di tingkat daerah dan sekaligus menjadi motor penggerak transformasi energi di tingkat nasional.

“Cita-cita kita adalah menjadikan Jawa Timur sebagai pusat transformasi energi bersih nasional, yang berbasis pada prinsip efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan,” katanya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran infrastruktur gas bumi ini. Ia berharap keberadaannya mampu memberi dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

“Semoga CNG Station Gresik ini memberi manfaat nyata bagi warga dan pelaku usaha di Gresik,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Komisaris Utama PT PJU Achmad Fauzi mengatakan, pengoperasian fasilitas ini merupakan lompatan strategis setelah bertahun-tahun PJU hanya menjual gas ke sektor kelistrikan.

“Kini PJU mulai masuk ke sektor industri. Ini bagian dari langkah diversifikasi, serta mendorong peningkatan dividen daerah melalui kerjasama dengan mitra swasta,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana peluncuran layanan gas bumi untuk rumah tangga serta perluasan kemitraan dengan sejumlah BUMN dan BUMD dalam waktu dekat.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Komisaris Utama PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. KH As’ad Said Ali, Direktur Utama PT Citra Nusantara Energi Mohammad Isa Safardi, jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Jatim, serta para karyawan PT CNE.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru