Haji 2025 Sukses, Senator Cantik Anggota DPD RI Ning Lia Apresiasi Kemenag

Jumat, 11 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama mengapresiasi sinergi Kemenag, PPIH, dan petugas haji yang sukses menghadapi tantangan layanan syarikah. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Lia Istifhama mengapresiasi sinergi Kemenag, PPIH, dan petugas haji yang sukses menghadapi tantangan layanan syarikah. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Di tengah transisi kebijakan layanan dari sistem non-syarikah menuju syarikah yang diterapkan secara penuh oleh otoritas Arab Saudi, pelayanan jemaah haji Indonesia justru dinilai berjalan lancar. Berdasarkan hasil evaluasi resmi, tingkat kepuasan jemaah tercatat mencapai 84,56 persen dalam kategori baik, menjadikannya salah satu capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, turut menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Agama (Kemenag), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dan seluruh petugas yang telah bekerja keras di lapangan. Menurutnya, keberhasilan operasional haji tahun ini tidak lepas dari komitmen dan sinergi para pemangku kepentingan.

“Ini adalah bukti nyata dedikasi para petugas haji kita. Mereka telah mengerahkan waktu, tenaga, dan pikiran demi memastikan jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Ning Lia.

Ia juga mengapresiasi penerapan prinsip pelayanan yang mengedepankan kekompakan, responsif, dan profesionalitas. Menurutnya, semangat inilah yang menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan kebijakan baru yang diterapkan pemerintah Arab Saudi.

“Tahun ini bukan tahun yang mudah, karena sistem syarikah memerlukan penyesuaian cepat. Alhamdulillah, para petugas mampu menjalankan tugas dengan baik dan adaptif,” tambahnya.

Meski mencatat banyak capaian positif, Ning Lia mengingatkan pentingnya evaluasi berkelanjutan demi penyempurnaan layanan ke depan. Salah satu aspek yang disorot adalah digitalisasi, yang belum sepenuhnya berjalan mulus di sejumlah daerah.

“Masih banyak kendala dalam proses biometrik, terutama di wilayah yang infrastruktur teknologinya terbatas. Selain itu, banyak jemaah, khususnya lansia, kesulitan menggunakan aplikasi Nusuk yang menjadi platform layanan utama,” terangnya.

Dari sejumlah laporan lapangan, termasuk dari wilayah Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya, masih ditemukan kasus jemaah yang kesulitan memahami proses ibadah karena kurangnya bimbingan teknis. Selain itu, pembagian kelompok kafilah yang tidak merata membuat pendampingan oleh petugas menjadi tidak maksimal.

“Masih ada jemaah yang menjalani ibadah dengan kebingungan karena kurang paham teknisnya. Ini menandakan perlunya peningkatan manasik dan pembekalan sejak jauh hari sebelum keberangkatan,” tegasnya.

Ning Lia menilai, momentum evaluasi ini harus dijadikan pijakan untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji 2026 dengan lebih matang. Ia mendorong Kemenag dan PPIH agar memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mengembangkan inovasi layanan yang lebih ramah digital dan inklusif, terutama bagi jemaah lanjut usia dan yang berasal dari daerah.

“Dengan evaluasi yang menyeluruh, kita bisa menghadirkan layanan haji yang lebih paripurna, dari awal keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Harapannya, pelaksanaan haji tahun depan bisa berjalan lebih baik lagi,” tutup Ning Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru