Halal Bihalal PPKHI Jateng: Perkuat Solidaritas Advokat Hadapi Tantangan Hukum

Sabtu, 18 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana halal bihalal DPD PPKHI Jawa Tengah di Semarang, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana halal bihalal DPD PPKHI Jawa Tengah di Semarang, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (DPD PPKHI) Jawa Tengah untuk memperkuat soliditas advokat, sebagai fondasi peningkatan kualitas layanan hukum bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Hotel Noorman, Jalan Teuku Umar, Semarang, Jumat (17/4/2026) itu diikuti sekitar 50 advokat dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Agenda ini menjadi ruang konsolidasi penting di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan hukum yang dihadapi publik.

Ketua DPD PPKHI Jawa Tengah, Rizka Abdurrahman, menegaskan bahwa penguatan internal organisasi bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya menjaga profesionalisme advokat dalam memberikan pendampingan hukum yang akuntabel.

“Momentum ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga memperkuat komunikasi dan integritas profesi. Advokat harus hadir memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan dunia hukum saat ini menuntut advokat tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga adaptif terhadap dinamika regulasi dan kebutuhan publik yang terus berkembang.

Selain sambutan, kegiatan berlangsung dalam suasana santai melalui ramah tamah dan diskusi antaranggota. Interaksi tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman sekaligus memperluas jejaring profesional.

Salah satu peserta, Andrew dari Pati, menilai kegiatan ini berdampak langsung pada kualitas hubungan kerja antaradvokat yang pada akhirnya berpengaruh pada pelayanan kepada klien.

“Kalau komunikasi antaradvokat kuat, penanganan perkara juga bisa lebih efektif dan profesional. Ini penting bagi masyarakat pencari keadilan,” katanya.

Hal senada disampaikan Abdul Latif Heriadi dari Banyumas. Ia menyebut, kebersamaan yang terbangun dalam forum seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga integritas profesi hukum.

“Soliditas ini bukan hanya untuk internal, tapi juga berdampak pada kepercayaan publik terhadap profesi advokat,” ucapnya.

DPD PPKHI Jawa Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari penguatan organisasi. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan advokat tetap profesional, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan hukum masyarakat secara optimal.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru