Hari Gizi Nasional, Khofifah Perkuat Program Jatim Sehat Demi Generasi Emas 2045

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat pembangunan gizi masyarakat pada peringatan Hari Gizi Nasional Tahun 2026. Melalui program Jatim Sehat yang menjadi bagian dari Nawa Bhakti Satya, penguatan gizi diprioritaskan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Gizi adalah pilar utama untuk membentuk manusia Jatim yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Melalui Jatim Sehat, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi prioritas utama. Gizi yang baik adalah investasi jangka panjang bagi generasi masa depan,” ujar Khofifah di Surabaya, Minggu (25/1).

Khofifah menekankan pembangunan generasi emas dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga. Pola makan sehat di rumah menjadi fondasi perilaku hidup sehat masyarakat. “Sehat itu tidak harus mahal. Membangun generasi emas bisa dimulai dari piring makan di rumah. Dari sanalah kebiasaan hidup sehat dibentuk,” tambahnya.

Program penguatan gizi Jawa Timur dilaksanakan secara komprehensif melalui intervensi spesifik dan sensitif. Ini mencakup layanan kesehatan ibu dan anak, optimalisasi Posyandu, pemantauan asupan gizi balita, pemenuhan gizi remaja, serta edukasi gizi lintas siklus kehidupan. Seluruh program dijalankan bersama pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Meski capaian gizi Jatim positif, sejumlah tantangan masih dihadapi. Pertama, daya beli dan akses ekonomi masyarakat, terutama terhadap sumber protein hewani. Kedua, literasi gizi masyarakat yang masih terbatas, termasuk pemahaman konsep Isi Piringku dan mitos pangan. Ketiga, meningkatnya konsumsi pangan industri dan makanan ultra-proses yang minim nilai gizi, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

Kendati demikian, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan penurunan signifikan prevalensi stunting di Jatim dari 17,7 persen pada 2023 menjadi 14,7 persen pada 2024. Posisi ini menempatkan Jatim sebagai provinsi dengan stunting terendah di Pulau Jawa dan salah satu terbaik secara nasional. Namun, beberapa kabupaten/kota masih memerlukan intervensi lebih intensif.

“Prestasi ini membanggakan, tapi bukan akhir perjuangan. Pencegahan stunting harus konsisten sejak remaja, kehamilan, hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi kualitas masa depan anak bangsa,” tegas Khofifah.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kesadaran akan gizi seimbang melalui gerakan “Sehat Dimulai dari Piringku”. Komitmen ini menjadi upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, edukasi gizi, dan percepatan penurunan stunting sebagai investasi jangka panjang menuju Jawa Timur sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru