IJD Jalan Made–Plembon Tuntas, Konektivitas Lumbung Padi Lamongan Menguat

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meresmikan Jalan Made–Plembon sepanjang 2,45 kilometer yang telah selesai dipreservasi melalui program IJD. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meresmikan Jalan Made–Plembon sepanjang 2,45 kilometer yang telah selesai dipreservasi melalui program IJD. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Program Inpres Jalan Daerah (IJD) preservasi Jalan Made–Plembon sepanjang 2,45 kilometer resmi selesai dan mulai dioperasikan pada Jumat (9/1/2026). Rampungnya proyek ini memperkuat konektivitas wilayah selatan Lamongan yang selama ini menjadi salah satu sentra produksi pangan utama.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, didampingi Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, serta PPK 4.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali, Arfiyan Yanuardi.

Jalan Made–Plembon merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan pertanian sekaligus dilalui armada Trans Jatim. Keberadaan infrastruktur ini dinilai krusial untuk memperlancar mobilitas hasil pertanian, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, preservasi jalan melalui program IJD menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan. “Jalan ini diharapkan memberi manfaat nyata, khususnya bagi sektor pertanian dan transportasi. Infrastruktur selalu dinamis, dan kami akan terus berupaya agar kualitasnya terjaga demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar usia layanan jalan lebih panjang dan manfaatnya berkelanjutan.

Sementara itu, PPK 4.5 BBPJN Jatim–Bali Arfiyan Yanuardi menjelaskan, proyek ini dikerjakan dengan kontrak relatif singkat selama 55 hari kalender dengan nilai anggaran sekitar Rp28 miliar. “Total ruas Made–Plembon–Sugio sebenarnya mencapai sekitar 5,3 kilometer. Dukungan APBN tahap ini baru 2,45 kilometer, sehingga masih ada segmen yang membutuhkan penanganan lanjutan,” jelasnya.

Menurut Arfiyan, ruas Made–Plembon–Sugio merupakan kawasan lumbung padi nasional yang perlu konektivitas memadai. “Harapannya, kelanjutan proyek ini dapat diusulkan kembali agar fungsi jalan benar-benar optimal mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru