LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Peringatan Hari Bela Negara ke-77 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menegaskan kembali pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketahanan bangsa melalui kontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin apel peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang digelar di halaman Gedung Pemerintah Kabupaten Lamongan, Senin (29/12). Dalam kesempatan itu, Yuhronur membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan peran sosial sehari-hari.
Menurut Yuhronur, momentum Hari Bela Negara menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan konkret. Kontribusi masyarakat, kata dia, dapat dilakukan sesuai kapasitas dan profesi masing-masing, mulai dari mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan, hingga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga.
“Peringatan Hari Bela Negara ke-77 harus benar-benar diaktualisasikan dalam tindakan nyata. Teruslah berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing, saling membantu terutama saat terjadi bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes.
Ia menambahkan, tantangan bangsa ke depan tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga hadir dalam bentuk ancaman nonmiliter seperti disinformasi, krisis ekonomi, dan melemahnya solidaritas sosial. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang tangguh sekaligus mendukung kekuatan nasional.
Bupati Lamongan menilai, kontribusi kecil namun konsisten dari masyarakat akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan pembangunan. Dengan semangat bela negara, ia optimistis Lamongan mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika nasional dan global.
Di akhir amanatnya, Yuhronur berharap Kabupaten Lamongan dapat menutup tahun dengan capaian positif di berbagai bidang, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Semangat bela negara harus menjadi energi bersama agar Lamongan terus tumbuh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang,” pungkasnya.
Penulis : Nul








