Inovasi Duwe’ Beres Bangkalan Tembus Top 45 Jatim 2025

Sabtu, 13 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyerahkan penghargaan Finalis Top 45 KOVABLIK Jatim 2025 kepada Sekda Bangkalan Ismed Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyerahkan penghargaan Finalis Top 45 KOVABLIK Jatim 2025 kepada Sekda Bangkalan Ismed Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Kabupaten Bangkalan atas terobosan pelayanan publik Duwe’ Beres (Beres Sake’ na Beres KTP Na). Apresiasi tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, mewakili Gubernur Jawa Timur, dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur 2025 di Surabaya, Jumat, (12/12/2025).

Inovasi Duwe’ Beres berhasil melaju sebagai Finalis Top 45 KOVABLIK 2025 pada kategori Penyediaan Layanan Kesehatan. Penghargaan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ismed Efendi, yang hadir mewakili pemerintah daerah.

Ismed menegaskan, capaian ini mencerminkan komitmen Bangkalan dalam membenahi layanan dasar masyarakat secara terpadu. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa layanan publik di Bangkalan terus bergerak maju. Duwe’ Beres bukan hanya mempermudah akses pelayanan kesehatan, tetapi juga memastikan masyarakat pulang dengan dokumen kependudukan yang lengkap. Ini bentuk komitmen kami menghadirkan layanan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga,” ujar Ismed Efendi.

Program Duwe’ Beres digagas pada 2023 melalui kolaborasi RSUD Syamrabu dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangkalan. Inovasi ini lahir sebagai respons atas persoalan klasik administrasi kependudukan yang menghambat akses layanan kesehatan. Data tahun 2022 mencatat, dari 20.190 pasien rawat inap, sekitar 10,4 persen belum memiliki BPJS Kesehatan, sebagian besar karena tidak memiliki KTP.

Melalui slogan “Beres sakena, Beres KTP na”, pasien yang datang tanpa identitas tetap mendapatkan layanan medis hingga sembuh, sembari difasilitasi pengurusan dokumen kependudukan secara cepat. Saat pulang, pasien telah mengantongi identitas resmi yang membuka akses ke berbagai layanan sosial, termasuk BPJS Kesehatan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen memperluas dan memperkuat Duwe’ Beres agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan layanan ini supaya warga Bangkalan makin mudah memperoleh haknya, baik di bidang kesehatan maupun administrasi kependudukan,” tutup Ismed.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru