Kabupaten Lamongan Raih 64 Penghargaan K3 2026, Puluhan Perusahaan Catat Zero Accident

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima penghargaan K3 2026 yang diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gresik. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima penghargaan K3 2026 yang diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gresik. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama 33 perusahaan di wilayahnya meraih total 64 penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada penilaian tahun 2025. Capaian tersebut menegaskan penguatan budaya K3 di sektor ketenagakerjaan Lamongan yang berdampak langsung pada perlindungan pekerja dan produktivitas usaha.

Seluruh penghargaan diterima Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dalam Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2026 yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kabupaten Lamongan berhasil meraih empat kategori sekaligus. Kategori Pembina K3 Terbaik 1 tingkat Provinsi Jawa Timur dengan predikat Gold menjadi pencapaian utama. Selain itu, 31 perusahaan memperoleh penghargaan Zero Accident, 15 perusahaan menerima penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru (P2TB), dan 18 perusahaan meraih penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyatakan, penghargaan tersebut menjadi tolok ukur bagi pemerintah daerah untuk memperkuat penerapan K3 secara konsisten di seluruh sektor kerja.

“Penghargaan yang kami terima akan kami jadikan acuan untuk terus menerapkan K3 di dunia kerja, sehingga aspek kesehatan, keamanan, dan keselamatan benar-benar terpenuhi. Target kami adalah menekan angka kecelakaan kerja sekecil mungkin,” ujar Dirham Akbar Aksara, Wakil Bupati Lamongan, usai menerima penghargaan mewakili Bupati Lamongan.

Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan aset utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, upaya peningkatan kualitas SDM harus diimbangi dengan pemeliharaan berkelanjutan terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja.

“Lamongan berkomitmen menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing, sekaligus memastikan seluruh tenaga kerja terlindungi agar pembangunan dunia kerja berjalan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa Bulan K3 Nasional bukan agenda seremonial semata, melainkan bagian dari investasi jangka panjang bagi organisasi dan daerah.

“K3 adalah kebutuhan esensial yang harus menjadi budaya kerja. Program ini tidak hanya berdampak bagi pekerja dan perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan nasional dan regional,” kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, saat memimpin apel dengan tema Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan Zamroni menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam membina perusahaan menerapkan K3 sesuai regulasi nasional.

“Sebanyak 33 perusahaan dari Lamongan telah lolos penilaian administrasi selama 2025. Mereka memenuhi indikator penerapan K3, termasuk 166 indikator PP Nomor 50 Tahun 2012 yang diaudit Badan Audit Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Zamroni, Kepala Disnaker Lamongan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru