Kapolres Trenggalek Resmikan Kebun Sayur, Bantu Petani Lokal

Rabu, 7 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Trenggalek menyerahkan tandon air kepada warga Desa Suruh saat peresmian kebun sayur Puncak Dawung (ist)

Kapolres Trenggalek menyerahkan tandon air kepada warga Desa Suruh saat peresmian kebun sayur Puncak Dawung (ist)

TRENGGALEK, RadarBangsa.co.id — Menghadapi ancaman kekeringan yang rutin terjadi saat musim kemarau, Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menyalurkan bantuan tandon air berkapasitas 5.300 liter kepada warga Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Bantuan disalurkan langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.Si, sekaligus meresmikan kebun sayur Puncak Dawung sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Dalam sambutannya, AKBP Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan dasar seperti air bersih dan ketersediaan pangan di tengah tantangan iklim yang semakin tidak menentu.

“Dengan bantuan tandon air ini, kami berharap bisa membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mendukung aktivitas pertanian seperti penyiraman sayuran yang dapat menunjang produktivitas,” ujar Ridwan, Selasa (7/5/2025).

Ia menambahkan, Polres Trenggalek terus mendorong berbagai inisiatif yang sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan. Ridwan juga mengajak masyarakat untuk merawat fasilitas yang diberikan serta mengembangkan potensi pertanian lokal melalui peran aktif generasi muda.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya Aipda Rajimin yang telah menggagas inovasi ketahanan pangan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suruh menyambut positif langkah Polres Trenggalek. Ia menyebutkan bahwa keberadaan tandon air sangat membantu warga yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau.

“Sangat membantu sekali. Harapannya, warga tidak lagi kesulitan air dan bisa meningkatkan nilai ekonomi keluarga melalui pertanian,” kata Kepala Desa.

Kekeringan menjadi permasalahan tahunan di sejumlah wilayah di Trenggalek. Minimnya curah hujan menyebabkan debit air menurun drastis, berdampak pada kebutuhan domestik dan sektor pertanian. Langkah-langkah mitigasi, termasuk sinergi antara aparat dan warga, dinilai penting untuk mengurangi dampak tersebut secara berkelanjutan.

Penulis : Ardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru