Kapolsek Tikung Perkuat Antisipasi Kejahatan 3C, Aparat dan Desa Soko Satukan Langkah

Rabu, 8 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung bersama Pemerintah Desa Soko menggelar koordinasi pencegahan tindak pidana 3C di Balai Desa Soko, Lamongan, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung bersama Pemerintah Desa Soko menggelar koordinasi pencegahan tindak pidana 3C di Balai Desa Soko, Lamongan, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya pencegahan tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) menjadi perhatian aparat kepolisian di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Untuk memperkuat langkah antisipasi, Polsek Tikung menggelar koordinasi bersama Pemerintah Desa Soko di Balai Desa Soko, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi, S.I.P., dan dihadiri Kepala Desa Soko Pujianto, Bhabinkamtibmas AIPDA Aan Taufani, Kanit IK AIPDA Lendy, serta perangkat desa setempat. Koordinasi difokuskan pada penguatan sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pertemuan itu, aparat kepolisian menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa bersama masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya kejahatan 3C yang kerap menjadi perhatian publik karena berdampak langsung terhadap rasa aman warga.

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi mengatakan, koordinasi dengan pemerintah desa menjadi bagian dari langkah preventif agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mengantisipasi tindak pidana 3C,” katanya.

Menurutnya, komunikasi yang intensif di tingkat desa diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang mencurigakan.

Selain memperkuat koordinasi, pertemuan tersebut juga menjadi sarana menyamakan langkah antara aparat kepolisian dan perangkat desa dalam menjaga kondusivitas wilayah. Upaya pencegahan dinilai lebih efektif apabila melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan koordinasi berlangsung dalam suasana kondusif dan berakhir dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama menjaga keamanan lingkungan di Desa Soko dan wilayah Kecamatan Tikung. “Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru