Karnaval Agustusan, MUI Pasuruan Minta Warga Utamakan Shalat

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda menghadiri Milad ke-51 MUI di Kantor MUI Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda menghadiri Milad ke-51 MUI di Kantor MUI Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda mengingatkan umat Islam agar tidak meninggalkan kewajiban shalat saat mengikuti maupun merayakan kegiatan keramaian, termasuk pawai dan karnaval.

Pesan tersebut disampaikan KH Nurul Huda usai menghadiri Milad ke-51 MUI Kabupaten Pasuruan di Kantor MUI Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/8/2026) siang. Ia menilai kewajiban shalat lima waktu tetap harus dijalankan dalam kondisi apa pun.

Menurut KH Nurul Huda, kegiatan karnaval yang berlangsung bertepatan dengan waktu shalat berpotensi membuat peserta maupun penonton menunda bahkan meninggalkan kewajiban tersebut.

“Contohnya pas karnaval agustusan atau apalah itu, bisa jadi banyak belum sholat atau tidak sholat dhuhur atau ashar, bahkan bisa sampai magrib. Inilah yang harus diperhatikan betul, karena sholat itu tiang agama,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut kerap dianggap sebagai hal biasa dalam kehidupan masyarakat. Namun, menurutnya, shalat tetap menjadi bagian penting yang mencerminkan kewajiban manusia sebagai hamba Allah SWT.

KH Nurul Huda kemudian menyarankan peserta karnaval maupun kegiatan sejenis mengatur waktu ibadah sebelum acara dimulai. Salah satu cara yang ia tawarkan adalah melaksanakan shalat jamak takdim terlebih dahulu.

“Kami prihatin, karena saya melihat banyak peserta karnaval yang gak sholat. Bahkan penontonnya juga ikutan gak sholat. Makanya sebelum karnaval, sholat jamal taqdim dulu saja,” imbuhnya.

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori pada kesempatan yang sama berharap MUI terus bermitra dengan pemerintah daerah dalam menangani persoalan keagamaan dan kemasyarakatan.

“Kami harapkan MUI terus mendampingi Pemerintah Daerah dalam urusan permasalahan keagamaan maupun kemasyarakatan,” tegasnya.

Gus Shobih berharap Milad ke-51 MUI menjadi momentum refleksi untuk memperkuat khidmat, istiqamah membimbing umat, serta mempererat sinergi ulama dan pemerintah dalam pembangunan nasional.

“Sesuai tema Milad tahun ini, yakni merawat ukhuwah, menguatkan peradaban. Selamat merayakan Milad MUI ke 51 tahun 2026,” ucapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru