Kejar APBN, Perumda Tirta Pandalungan Jember Bidik 15 Ribu Pelanggan Baru

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ardani Yusuf usai menghadiri agenda pembinaan BUMD di Jember, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ardani Yusuf usai menghadiri agenda pembinaan BUMD di Jember, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Perumda Tirta Pandalungan Kabupaten Jember membenahi tata kelola perusahaan sekaligus mengejar bantuan APBN untuk memperluas kapasitas layanan air bersih. Langkah tersebut ditargetkan membuka peluang penambahan hingga 15 ribu pelanggan baru.

Direktur Utama Perumda Tirta Pandalungan Jember, Ardani Yusuf, S.T., MT, menyampaikan hal itu setelah menghadiri undangan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Jember selaku pembina BUMD, Senin (31/8/2026).

Menurut Ardani, pembenahan tata kelola menjadi bagian penting dalam menjalankan program kerja perusahaan. Evaluasi dilakukan mulai dari regulasi di tingkat daerah hingga aturan teknis di internal perusahaan.

“Barusan kita diundang oleh Bagian Perekonomian karena Bagian Perekonomian merupakan pembina, tangan kanannya Pak Bupati sebagai pembina BUMD. Tadi saya sampaikan beberapa tahapan terkait program kerja, yang di mana tentunya untuk peningkatan dan bagaimana kondisi tata kelolanya,” kata Ardani.

Ia menjelaskan, penyesuaian aturan mencakup Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, hingga berbagai regulasi internal perusahaan, termasuk aturan SDM, kepegawaian dan pengadaan barang dan jasa.

“Sampai saat ini saya sampaikan tadi kondisi mulai dari aturan, kemudian Perda, kemudian hierarkinya turunan dari PP itu seperti apa, turunan dari Permendagri itu seperti apa, dan itu harus dipenuhi. Artinya harus ada perbaikan-perbaikan,” ungkapnya.

Selain membenahi regulasi, manajemen juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah aturan yang dibuat pada masa direksi sebelumnya agar sesuai dengan kepemimpinan saat ini.

“Mulai dari Perda, Pembu (Perbup), peraturan yang ada di dalam, peraturan SDM, kepegawaian, peraturan terkait PBJ, banyak hal-hal yang perlu kita perbaiki. Dan juga aturan-aturan bekas direksi yang lama kita harus adendum, kita harus rubah terhadap direksi yang baru. Intinya lebih kepada tata kelola,” sambungnya.

Sebagai PDAM yang masuk kategori kecil, Perumda Tirta Pandalungan juga menetapkan batasan rasio keuangan sebagai acuan operasional perusahaan.

Ardani menyebut Biaya Operasional (BOPO) dibatasi maksimal 90 persen, sementara rasio operasional dijaga agar tidak melebihi 40 persen.

“Tentu ada beberapa target program kerja yang menjadi standar kerja kita. Berapa sih harus pendapatan, berapa sih operasionalnya, semua kan ada ketentuannya,” tutur Ardani.

Menurut dia, keterbatasan investasi menjadi salah satu tantangan perusahaan dalam menjalankan target peningkatan layanan. Karena itu, manajemen mulai mencari sumber pendanaan di luar kemampuan kas internal.

“Tapi tentunya target-target yang bicara peningkatan harus tetap dijalankan. Tapi ya namanya PDAM kecil ya, ada keterbatasan investasi. Bagaimana caranya? Ya tentunya kita harus mencari pendanaan lainnya,” katanya.

Perusahaan saat ini mengejar bantuan melalui APBN. Jika kondisi pendapatan dan kemampuan keuangan perusahaan semakin baik, opsi pendanaan lain seperti pinjaman perbankan dan kerja sama dengan pihak swasta juga terbuka.

“Melalui APBN sedang kita kejar bantuan-bantuan. Selama melalui APBN, tentunya kalau pendapatan kita sudah baik, kemampuan keuangan kita sudah bagus, ya tidak menutup kemungkinan kita pinjaman perbankan, tidak menutup kemungkinan kita kerja sama swasta. Insyaallah hal-hal itu sedang kami rancang dengan tiga direksi,” jelas Ardani.

### Tambah Kapasitas 150 Liter per Detik

Saat ini layanan Perumda Tirta Pandalungan telah mencakup 13 kecamatan. Ke depan, perusahaan menargetkan tambahan suplai air baku sekitar 150 liter per detik untuk tiga wilayah, yakni Mayang, Ajung dan Sumbersari.

“Ke depan kita akan nambah kurang lebih di 150 liter per detik, ada di tiga wilayah: Mayang, Ajung, dan Sumbersari. Tentunya itu menjadi penambahan kapasitas,” paparnya.

Dengan tambahan kapasitas tersebut, Ardani memperkirakan terdapat potensi penambahan sekitar 15 ribu pelanggan.

“Rencananya 150 liter itu kalau kita bicara standar 1 liter untuk 100 pelanggan, berarti kurang lebih di 15.000 pelanggan ke depannya,” lanjutnya.

Namun, rencana tersebut masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah readiness criteria sebagai persyaratan pengajuan bantuan APBN. Perusahaan menargetkan seluruh persyaratan itu dipenuhi dalam waktu tiga bulan ke depan.

Dokumen yang tengah disiapkan antara lain Rencana Bisnis, Rencana Induk SPAM, dokumen lingkungan, perizinan pengambilan air baku, hingga izin pemasangan pipa melalui PU ataupun jalan nasional.

Perusahaan juga menyiapkan daftar pelanggan atau DRDA dengan menggandeng universitas untuk melakukan survei.

“Tapi tentunya ini harus kerja keras karena kita usulkan melalui APBN. APBN itu harus ada readiness criteria, persyaratan-persyaratan yang sedang kita penuhi dalam waktu 3 bulan ke depan,” terangnya.

Ardani berharap pembenahan tata kelola dan perluasan layanan tersebut dapat memperkuat posisi Perumda Tirta Pandalungan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar bagi Pemerintah Kabupaten Jember.

“Harapannya ya PDAM Pandalungan bisa menjadi yang terbaik di Jawa Timur. Dan tentunya kembali lagi, bisa menyokong pemerintah daerah Kabupaten Jember melalui dividen yang lebih besar,” tutup Ardani Yusuf.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

1 Komentar

  • Tlg benahi dulu sarpras nya.
    pelanggan PDAM Jember masih ada yang belum kebagian air…terutama masih musim kemarau.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru