JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta masyarakat mewaspadai situs palsu yang mengatasnamakan Skillhub, menyusul dibukanya pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional pada 23 Februari 2026. Peringatan ini disampaikan untuk mencegah potensi penipuan digital, phishing, hingga penyalahgunaan data pribadi peserta yang dapat merugikan publik.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa satu-satunya portal resmi layanan Skillhub hanya dapat diakses melalui domain skillhub.kemnaker.go.id.
“Kami meminta masyarakat berhati-hati dalam mengakses informasi terkait pelatihan vokasi nasional dan memastikan alamat domain yang dikunjungi adalah kanal resmi Kemnaker,” ujar Faried dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, kemunculan situs tidak resmi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Modus yang digunakan umumnya menyerupai tampilan laman pemerintah, lengkap dengan logo dan narasi serupa, sehingga sulit dibedakan sekilas. Salah satu domain yang teridentifikasi mengatasnamakan Skillhub adalah skillhub.kemnakerri.com, yang dipastikan bukan situs resmi Kemnaker.
Menurut Faried, risiko dari praktik ini tidak hanya sebatas kesalahan informasi. Website palsu dapat menjadi pintu masuk pencurian identitas, pengumpulan data sensitif tanpa izin, hingga penawaran biaya fiktif yang mengatasnamakan program pemerintah.
“Website palsu berpotensi menjadi sarana phishing, penipuan, maupun penyalahgunaan data yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Kemnaker memastikan seluruh proses pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional dilakukan secara terpusat melalui skillhub.kemnaker.go.id dan tidak tersedia pada platform, aplikasi, atau tautan lain di luar domain pemerintah tersebut. Program ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi tenaga kerja nasional yang terintegrasi dalam ekosistem digital SIAPkerja.
Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau selalu memeriksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi, memastikan domain berakhiran kemnaker.go.id, serta tidak mengklik tautan dari pesan singkat atau media sosial yang sumbernya tidak jelas. Jika menemukan indikasi situs mencurigakan, proses pendaftaran harus segera dihentikan dan dilaporkan melalui kanal resmi Kemnaker atau laman bantuan.kemnaker.go.id.
Skillhub sendiri merupakan fitur dalam platform SIAPkerja yang menjadi pintu akses berbagai program pelatihan vokasi pemerintah dan mitra lembaga pelatihan. Melalui sistem ini, peserta dapat mendaftar, mengikuti pelatihan, memantau progres, hingga memperoleh sertifikat secara transparan dan akuntabel.
“Kami mengajak masyarakat lebih cermat dan tidak mudah percaya pada tautan yang beredar. Pastikan hanya mengakses domain resmi agar data dan keamanan tetap terjaga,” pungkas Faried.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








