Khofifah Resmikan Bus Trans Jatim Koridor VI Mojokerto-Sidoarjo

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah meresmikan bus trans jatim koridor VI (Dok Istimewa)

Gubernur Khofifah meresmikan bus trans jatim koridor VI (Dok Istimewa)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor VI dengan rute Mojokerto–Sidoarjo di Terminal Mojosari, Jalan Brawijaya, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (26/5/2025).

Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi solusi mobilitas, khususnya bagi para buruh di kawasan industri Ngoro, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan Gerbangkertasusila.

“Transportasi memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan sebuah daerah. Inilah jawabannya, mudah-mudahan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Trans Jatim Koridor VI yang diberi nama Patih Gajah Mada akan dilayani oleh 14 unit armada, menghubungkan Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Porong Sidoarjo. Selain mempermudah akses masyarakat, Khofifah menyebut layanan ini akan memberikan efek berganda terhadap ekonomi warga di daerah yang dilalui.

Menurut Khofifah, pengembangan koridor baru ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam merealisasikan program Jatim Akses yang menjadi bagian dari Nawa Bhakti Satya.

Penambahan koridor ini disebut akan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas publik, meningkatkan produktivitas, serta berdampak pada kesejahteraan sosial ekonomi secara luas.

Khofifah juga menyampaikan bahwa kehadiran Trans Jatim telah menjawab berbagai persoalan transportasi yang dihadapi masyarakat. Mulai dari kecelakaan, kemacetan, hingga keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah. Untuk itu, lanjutnya, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan agar bisa mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Hingga saat ini, Trans Jatim telah melayani lima koridor lain, yaitu Sidoarjo–Surabaya–Gresik (Koridor I), Mojokerto–Surabaya (Koridor II), Mojokerto–Gresik (Koridor III), Gresik–Lamongan (Koridor IV), dan Surabaya–Bangkalan (Koridor V).

Selama periode Januari hingga Desember 2024, tercatat sebanyak 4.715.809 penumpang menggunakan layanan Trans Jatim dari koridor 1 sampai 5. Dari angka itu, Pemprov Jatim meraih pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp20,4 miliar dari penjualan tiket.

“Angka ini belum maksimal karena koridor IV dan V belum genap satu tahun beroperasi,” jelas Khofifah.

Ia menambahkan, pemerintah kabupaten/kota juga didorong untuk mengembangkan layanan angkutan pengumpan (feeder) dari perdesaan, perumahan, atau fasilitas umum yang belum terjangkau layanan Trans Jatim. Upaya ini diharapkan mampu memperluas jangkauan serta meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap angkutan umum.

“Dari perubahan tersebut dapat memberikan dampak nyata mulai dari mengurangi kecelakaan, kemacetan, dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra turut hadir dalam acara peresmian. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun sistem transportasi umum yang modern dan terjangkau.

Menurut Gus Barra, layanan Trans Jatim telah menjadi urat nadi ekonomi serta mempercepat pembangunan daerah karena menghubungkan berbagai sektor penting seperti perdagangan, pendidikan, kesehatan, hingga industri.

“Terima kasih Ibu Gubernur atas kerja nyatanya memberikan inovasi di sektor angkutan umum karena banyak masyarakat yang merasakan manfaat Layanan Trans Jatim,” ungkapnya.

Layanan Trans Jatim dikenal modern, aman, nyaman, dan ramah di kantong. Penumpang umum cukup membayar Rp5.000, sementara pelajar dan santri hanya dikenai tarif Rp2.500. Bus beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Sebagai bentuk promosi awal, layanan Trans Jatim Koridor VI digratiskan mulai tanggal 27 Mei hingga 2 Juni 2025. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat mengakses informasi dan jadwal keberangkatan melalui aplikasi TransJatim-AJAIB.

Ayo rek, gunakno transportasi umum. Lebih hemat, aman, lan ngurangi macet.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru