PACITAN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung hasil pengaspalan Jalan S.A Tirtoyoso yang menghubungkan pusat permukiman dengan Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Senin lalu. Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat infrastruktur dasar di wilayah selatan.
Ruas jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar 5 meter tersebut telah selesai dikerjakan melalui Dana Perubahan Perencanaan Anggaran (DPPA) SKPD Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp2,81 miliar dan kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Khofifah menegaskan, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur jalan yang layak dinilai mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Jalan yang baik menjadi pintu masuk bagi meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Baik untuk transportasi pribadi maupun umum, sekaligus memperlancar arus lalu lintas dan konektivitas wilayah,” kata Khofifah di sela peninjauan.
Ia menambahkan, dampak ekonomi dari pengaspalan jalan sangat terasa, khususnya bagi pelaku UMKM, nelayan, dan petani. Akses yang lebih lancar memudahkan distribusi hasil usaha dan menekan biaya logistik.
“Dengan kondisi jalan yang baik, volume perdagangan bisa meningkat dan ini tentu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Selain sektor ekonomi, Khofifah juga menyoroti manfaat dari sisi lingkungan dan pariwisata. Infrastruktur jalan yang tertata rapi dinilai mampu meningkatkan estetika kawasan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang ke Pacitan.
“Jalan yang bagus akan menambah daya tarik daerah dan membuat wisatawan lebih nyaman berkunjung,” tutur Gubernur.
Ia pun mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Membangun jalan berarti membangun harapan dan masa depan masyarakat,” katanya.
Warga Desa Kembang menyambut positif selesainya pengaspalan tersebut. Siti Nasiroh, warga setempat, mengaku kini merasa lebih aman saat melintas. “Dulu sering licin, sekarang jalannya halus. Nelayan juga lebih nyaman lewat sini,” ujarnya.
Kepala Desa Kembang, Sahudi, mengapresiasi perhatian Pemprov Jatim dan berharap kolaborasi perawatan jalan terus terjaga. “Kami siap menjaga agar jalan ini awet dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








