Kisaran Asahan Gelap Gulita, PLN Terobos Badai Ekstrem

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN ULP Kisaran gercep memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat cuaca ekstrem di Asahan, Sumatera Utara. (ist)

Petugas PLN ULP Kisaran gercep memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat cuaca ekstrem di Asahan, Sumatera Utara. (ist)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kisaran dan sekitarnya pada Senin (12/5/2025) sore menyebabkan terganggunya aliran listrik di sejumlah titik. Menyikapi kondisi tersebut, tim PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cabang Kisaran bertindak cepat untuk memulihkan jaringan listrik yang sempat padam.

Kepala PLN ULP Kisaran, Fadli Umawi, menjelaskan bahwa gangguan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. Namun, pihaknya langsung mengerahkan personel ke lapangan meski kondisi cuaca masih belum bersahabat.

“Begitu cuaca ekstrem terjadi, sejumlah jaringan mengalami gangguan dan menyebabkan listrik padam total. Kami langsung bergerak cepat ke lokasi terdampak, menembus hujan dan angin kencang demi memperbaiki jaringan yang terganggu,” kata Fadli kepada wartawan.

Hingga pukul 19.00 WIB, lanjut Fadli, pasokan listrik di kota Kisaran dan sekitarnya berhasil dipulihkan secara bertahap.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Tim kami telah bersiaga penuh dan bekerja maksimal agar masyarakat dapat kembali menikmati pasokan listrik dan menjalankan aktivitas dengan normal,” ujar Fadli.

Berdasarkan pantauan di lapangan, cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menutup akses jalan serta menimpa jaringan distribusi PLN. Beberapa titik terdampak mengalami gangguan listrik yang cukup parah.

Untuk mengatasi hal tersebut, PLN ULP Kisaran mengerahkan personel khusus yang tersebar di seluruh lokasi gangguan. Tak hanya itu, koordinasi lintas instansi juga dilakukan secara intensif.

“Kami bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Asahan, Dinas Lingkungan Hidup, TNI/Polri, dan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan jaringan yang terdampak,” jelas Fadli.

Hasilnya, menjelang malam, sekitar 50 persen wilayah yang sebelumnya mengalami pemadaman telah kembali normal.

Fadli menegaskan komitmen PLN ULP Kisaran untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan kenyamanan pelanggan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mengambil risiko saat terjadi gangguan kelistrikan.

“Jika ada pohon yang roboh dan menyentuh jaringan listrik, masyarakat diimbau tidak melakukan penanganan sendiri. Segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile agar bisa segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru