MATARAM, RadarBangsa.co.id — Kunjungan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram meningkat sekitar 10 persen selama musim kemarau. Dari sebelumnya berada di kisaran 40 persen, kunjungan kini mencapai sekitar 50 persen, dengan keluhan yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) cukup banyak ditemukan.
Kepala IGD RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, M. Arfian Khalid, S.Kep., Ners., mengatakan peningkatan kunjungan tersebut terlihat dalam beberapa waktu terakhir.
“Untuk kunjungan meningkat sekitar 10 persen dari biasanya. Sebelumnya sekitar 40 persen, sekarang menjadi 50 persen,” kata Arfian saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (23/9/2026).
Menurut Arfian, pasien yang datang ke IGD rata-rata berasal dari kelompok anak-anak dan dewasa. Dari berbagai keluhan yang ditangani, gejala ISPA menjadi salah satu yang paling banyak ditemukan.
“Rata-rata keluhannya demam, batuk, pilek dan radang tenggorokan. Banyak juga yang mengalami diare,” ujarnya.
Peningkatan kunjungan dengan keluhan ISPA tersebut, kata Arfian, tidak hanya terjadi di RSUD H. Moh. Ruslan. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, baik rumah sakit maupun puskesmas.
“Rata-rata semua rumah sakit dan puskesmas meningkat kunjungan kasus ISPA,” ungkapnya.
Peningkatan kunjungan terjadi di tengah musim kemarau yang ditandai dengan kondisi cuaca panas dan perubahan kondisi lingkungan. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan, terutama ketika mulai mengalami keluhan seperti demam, batuk, pilek maupun radang tenggorokan.
Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mencuci tangan secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan serta memastikan waktu istirahat yang cukup.
Saat cuaca panas, asupan cairan juga perlu diperhatikan untuk mencegah kekurangan cairan. Bagi masyarakat yang mengalami batuk atau pilek, menjaga etika batuk dan bersin serta membatasi kontak dekat dengan orang lain dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit saluran pernapasan.
Orang tua juga diharapkan lebih memperhatikan kondisi anak. Keluhan seperti demam, batuk, pilek atau gangguan lainnya perlu dipantau, terutama apabila gejala semakin berat atau mengganggu aktivitas serta asupan makan dan minum.
Masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan semakin berat, berlangsung terus-menerus, atau disertai tanda-tanda kondisi darurat. Pemeriksaan yang tepat diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan menentukan penanganan yang sesuai.
Di tengah meningkatnya kunjungan pasien selama musim kemarau, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram terus memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dari lingkungan keluarga.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar