PONTIANAK, RadarBangsa.co.id – Di tengah hujan lebat dan sejumlah titik banjir di Pontianak, Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) tetap menggelar peringatan Hari Antikorupsi dengan fokus pada evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda penegakan hukum dan pencegahan korupsi. Acara berlangsung dinamis meski kondisi cuaca tidak bersahabat.
Kasi Intelijen II Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rudy, yang hadir mewakili Kajati Kalbar, menilai langkah LAKI menjaga konsistensi pengawasan publik patut diapresiasi. Ia menekankan bahwa upaya melawan korupsi membutuhkan kolaborasi lintas lembaga dan dukungan masyarakat.
“Terima kasih kepada LAKI yang tetap bergerak meski cuaca ekstrem. Pemberantasan korupsi tidak bisa berdiri sendiri, harus ada sinergi antara kejaksaan, kepolisian, KPK, dan masyarakat,” kata Rudy. Ia menambahkan bahwa kerugian akibat korupsi terlihat nyata dalam mandeknya pembangunan dan rusaknya lingkungan, sehingga integritas aparat harus terus dijaga.
Senada dengan itu, Kanit 3 Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar, Marhiba, menyoroti pentingnya keberanian masyarakat melaporkan pelanggaran, termasuk praktik ilegal yang merugikan negara.
“LAKI menunjukkan contoh bagaimana masyarakat bisa menjadi bagian penting dalam menjaga ruang publik dari praktik korupsi. Pengawasan terhadap pembalakan liar dan aktivitas tak berizin harus diperkuat,” ujarnya.
Ketua Umum DPP LAKI, Burhanuddin Abdullah, menyebut momentum ini sebagai pengingat bahwa perang melawan korupsi memerlukan energi bersama. Ia menegaskan LAKI akan terus menjadi mitra strategis aparat hukum dalam melaporkan setiap dugaan penyimpangan di daerah.
Kegiatan ditutup dengan seruan memperkuat integritas, transparansi, dan penegakan hukum yang adil sebagai fondasi Indonesia bebas korupsi.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Dedy
Editor : Zainul Arifin








