Lamongan Perkuat Data Demi Penurunan Stunting

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta rapat TPPS Lamongan aktif mengikuti pembahasan strategi penurunan stunting berbasis data terkini. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta rapat TPPS Lamongan aktif mengikuti pembahasan strategi penurunan stunting berbasis data terkini. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menurunkan stunting di Lamongan kini menitikberatkan pada pengelolaan data yang rapi dan berkelanjutan. Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengingatkan seluruh anggota tim agar aktif memperbarui informasi terkait anak-anak balita dan ibu hamil di setiap wilayah. Menurutnya, data yang detail mampu menunjukkan ketimpangan geografis, mendeteksi faktor risiko, dan mempermudah evaluasi intervensi kesehatan.

Dalam rapat evaluasi TPPS yang digelar Kamis (6/11) di Aula Gadjah Mada Pemkab Lamongan, Dirham menekankan bahwa stunting bukan hanya masalah gizi, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berbeda-beda di tiap kecamatan.

“Prevalensi stunting Lamongan berada di peringkat kedua terbaik se-Jawa Timur. Untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian itu, disiplin dan pemberdayaan data sangat dibutuhkan,” ujarnya, menegaskan bahwa ketepatan intervensi bergantung pada pemahaman mendalam atas data lokal.

Tren penurunan stunting di Lamongan menunjukkan hasil signifikan. Catatan TPPS menyebut angka prevalensi stunting turun dari 27,5 persen pada 2022 menjadi 9,4 persen pada 2023, dan menurun lagi menjadi 6,9 persen pada 2024. Penurunan ini menjadi bukti keberhasilan program terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan masyarakat.

Salah satu strategi yang menonjol adalah program inovatif kolaborasi Pemkab Lamongan dengan TP PKK, bernama 1-10-100. Program ini memberikan paket makanan bagi balita berisiko stunting, serta paket susu bagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pendekatan ini dipadukan dengan pemantauan rutin melalui posyandu setiap dua minggu, memungkinkan evaluasi perkembangan anak dan ibu secara langsung.

Dirham menambahkan, intervensi multidimensi seperti ini penting karena setiap wilayah memiliki faktor penyebab stunting yang berbeda. Dengan data yang tertib, pemerintah bisa menyesuaikan strategi sesuai kondisi lokal, sehingga upaya penurunan stunting lebih tepat sasaran.

“Wilayah, momen, dan kondisi berbeda menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam merancang program penurunan stunting,” jelas Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham ini.

Selain itu, Dirham menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran keluarga, kader posyandu, dan lembaga masyarakat. Semua pihak diharapkan tidak hanya sebagai pelapor data, tetapi juga sebagai pengawal keberhasilan program, memastikan anak-anak menerima asupan gizi optimal dan pertumbuhan mereka terpantau dengan baik.

Melalui penekanan pada data yang tertib dan terkini, Lamongan menunjukkan komitmen nyata dalam menurunkan stunting.

“Ketepatan sasaran intervensi bergantung pada kualitas data. Dengan langkah ini, kita bisa memastikan setiap anak mendapat perhatian yang layak dan tumbuh optimal,” pungkas Dirham Akbar Aksara, menegaskan strategi Lamongan menuju generasi sehat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DMI Jatim Diminta Khofifah Gerak Cepat Masuki Program Nasional
Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat
Rastrada Tahap IV Cair, Pemkot Blitar Jamin Kesejahteraan
Wali Kota Blitar Tinjau Persami KKRI, Tegaskan Penguatan Karakter Pelajar
Komisi C DPRD Lamongan Beri Deadline PT Zam-Zam Urus PBG
Kagama NTB Resmi Dilantik, Tegaskan Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah
Gubernur Khofifah Pastikan Dukungan Jawa Timur Mengalir untuk Pengungsi Pidie Jaya Aceh
Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 06:25 WIB

DMI Jatim Diminta Khofifah Gerak Cepat Masuki Program Nasional

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21 WIB

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:32 WIB

Wali Kota Blitar Tinjau Persami KKRI, Tegaskan Penguatan Karakter Pelajar

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:23 WIB

Komisi C DPRD Lamongan Beri Deadline PT Zam-Zam Urus PBG

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:05 WIB

Kagama NTB Resmi Dilantik, Tegaskan Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan kepada pengurus DMI Jatim pada Masjid Award 2025 di Islamic Center Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Senin, 8 Des 2025 - 06:21 WIB