Ledakan Mercon di Gayamsari Semarang Tewaskan Bocah, Dua Anak Luka Parah

Jumat, 20 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lokasi pascaledakan mercon di Gayamsari Semarang, Jumat (20/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kondisi lokasi pascaledakan mercon di Gayamsari Semarang, Jumat (20/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Ledakan mercon terjadi di Kampung Pondok RT 02 RW 09, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan seorang bocah berusia 9 tahun dan melukai dua anak lainnya.

Insiden menjelang sahur itu memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah akibat dentuman keras disertai kerusakan bangunan di sekitar lokasi.

Korban meninggal diketahui bernama Gilang Alvian Pratama (9) yang mengalami luka parah pada kedua pergelangan tangannya. Sementara dua anak lainnya dilaporkan pingsan dan mengalami syok akibat ledakan tersebut.

Berdasarkan informasi warga, bahan baku mercon diduga berasal dari paket yang dipesan secara daring dan telah diterima oleh salah satu keluarga di lingkungan tersebut. Rencananya, bahan tersebut akan digunakan untuk membuat petasan guna membangunkan sahur.

Namun sebelum sempat diamankan atau dibuang, mercon yang sudah dirakit diduga disulut oleh korban saat berada di dalam rumah. Ledakan pun tak terhindarkan dan berdampak luas hingga merusak sejumlah bagian rumah warga.

Ketua RW setempat, Ahmad Rifa’i, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sebenarnya telah mengetahui isi paket tersebut. “Informasinya ada pemesanan bahan mercon sekitar setengah kilogram yang dikirim ke alamat sini,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahan berbahaya itu sempat akan dibuang. “Rencananya mau dibuang setelah diketahui itu bahan mercon, tapi belum sempat sudah terjadi ledakan,” jelasnya.

Warga lain, Sis, menyebut mercon tersebut sudah dirakit untuk keperluan sahur. “Sudah dibuat dan rencananya mau disulut waktu sahur. Tapi saat itu dua anak keluar rumah mencari teman,” tuturnya.

Akibat ledakan, kerusakan juga terjadi di sejumlah rumah. “Pintu rumah jebol, atap runtuh, dan kaca jendela tetangga pecah akibat ledakan,” tambah Ahmad Rifa’i.

Pasca kejadian, aparat gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Tim Gegana diterjunkan untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang berpotensi membahayakan warga.

Selain itu, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan turut melakukan pengamanan dan pendataan kerugian materiil yang masih dalam proses perhitungan.

Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya penggunaan bahan peledak rakitan, khususnya yang melibatkan anak-anak, serta pentingnya pengawasan terhadap distribusi bahan berbahaya.

Ahmad Rifa’i mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak merakit petasan secara mandiri. “Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati terhadap bahan berbahaya seperti mercon,” pungkasnya

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru