PACITAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pacitan merombak struktur birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah 79 pejabat pada Kamis (15/1/2026) malam. Langkah ini menandai konsolidasi awal pemerintahan daerah di tahun kerja 2026 sekaligus mengisi sejumlah posisi strategis yang sempat kosong.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pacitan dan dipimpin langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Pelantikan pada malam Jumat—yang secara kultural dianggap sakral oleh sebagian masyarakat—memberi nuansa tersendiri pada agenda tersebut.
Sebanyak 79 pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Momentum ini juga menutup kekosongan enam jabatan strategis di lingkungan Pemkab Pacitan.
Dalam sambutannya, Bupati Indrata Nur Bayuaji menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Selamat kepada pejabat yang dilantik malam ini. Semoga diberi kebaikan, kesehatan, keselamatan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pacitan,” ujar Indrata Nur Bayuaji, Bupati Pacitan, dalam sambutannya di Pendopo Kabupaten.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja profesional, responsif, serta menjunjung integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Enam posisi yang kini terisi meliputi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin), Kepala Dinas Perikanan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, serta Staf Ahli Bupati Pacitan.
Berdasarkan daftar pelantikan, Muchamad Chusnul Faozi, S.STP., M.M. dipercaya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sementara posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan diamanahkan kepada Yudo Tri Kuncoro, S.T., M.T. Sejumlah pejabat administrator dan camat juga mendapatkan promosi menjadi kepala dinas.
Pengisian jabatan strategis ini diharapkan mempercepat realisasi program pembangunan daerah, khususnya pemberdayaan desa, penguatan ekonomi kerakyatan, dan optimalisasi sektor perikanan. “Pemerintah daerah menargetkan kinerja birokrasi yang lebih solid dan berdampak langsung bagi masyarakat Pacitan,”tutup Bupati.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Yuan
Editor : Zainul Arifin








