PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Target membawa Persekabpas menuju Liga 2 mulai ditegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui gelaran Super League Bupati Pasuruan Cup 2026.
Turnamen sepak bola tersebut resmi dibuka Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo atau Mas Rusdi di Lapangan Plumbon, Kecamatan Pandaan, Selasa (1/9/2026) sore.
Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama atau kick-off oleh Mas Rusdi. Prosesi tersebut disaksikan jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Pasuruan, Sekda, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), serta ribuan penonton yang memadati lokasi pertandingan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertandingan antartim. Turnamen tahunan itu diarahkan menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan membina talenta sepak bola asal Kabupaten Pasuruan.
“Tujuan kita mencari bibit-bibit pesepak bola unggul asli Kabupaten Pasuruan yang akan kita siapkan ke jenjang yang lebih tinggi. Insyaallah tahun ini Persekabpas diproyeksikan menuju Liga 2. Mohon doa dan dukungannya, semoga bisa lolos,” ujar Mas Rusdi.
Ia mengatakan pembinaan sepak bola membutuhkan proses yang terstruktur, berjenjang dan konsisten. Karena itu, kompetisi di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi bagian dari proses panjang untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas.
Mas Rusdi juga menyimpan harapan lebih besar terhadap masa depan Persekabpas, tim yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara bertahap dapat membawa tim tersebut kembali mencapai level kompetisi yang lebih tinggi.
“Ini sebagai ikhtiar kita bersama. Olahraga yang sangat disukai warga Kabupaten Pasuruan ini kita bangun secara berjenjang dan perlahan. Siapa tahu nanti kita bisa mengembalikan kejayaan Persekabpas sampai ke Liga 1,” tambahnya.
Selain menyoroti pembinaan pemain, Bupati Pasuruan memberikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, panitia, para camat yang bertindak sebagai manajer tim, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga semangat sportivitas sepanjang turnamen. Menurutnya, kompetisi yang sehat harus tetap mengedepankan fair play dan keadilan.
“Pesan saya kepada panitia, official, peserta, pemain, wasit, dan semua pihak yang terlibat dalam Pasuruan Super League ini untuk bersama-sama menjunjung tinggi fair play dan keadilan. Semoga tim terbaik keluar sebagai pemenang pada Piala Bupati tahun 2026 ini,” tegas Mas Rusdi.
Usai seremoni pembukaan, kompetisi langsung bergulir. Pertandingan perdana mempertemukan Pandaan FC melawan Puspo FC.
Gelaran Super League Bupati Pasuruan Cup 2026 pun menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun pembinaan sepak bola secara bertahap, sekaligus membuka ruang bagi munculnya pemain-pemain potensial dari Kabupaten Pasuruan.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar