Misi Dagang Jatim di Hong Kong Dipimpin Gunernur Khofifah, Bukukan Transaksi Rp12,03 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HONGKONG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung pelaksanaan East Java Trade and Investment Forum 2026 atau Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Regal Hotel Hong Kong, Kamis (23/7). Forum bisnis tersebut mencatatkan nilai transaksi final sebesar Rp12.038.159.976.541 atau sekitar Rp12,03 triliun.

Capaian tersebut menjadi lonjakan signifikan dibanding penyelenggaraan perdana pada Mei 2023 yang membukukan transaksi sekitar Rp1,1 triliun. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu motor penggerak perdagangan nasional di pasar internasional.

Berbagai komoditas unggulan Jawa Timur yang diperdagangkan meliputi perhiasan emas, produk perikanan, tisu, rokok, tembakau, turunan crude palm oil (CPO), alas kaki, kopi, bahan kimia organik, produk tembaga, sarang walet, arang (charcoal), desiccated coconut, kosmetik, hingga beragam produk makanan seperti makanan ringan, permen, sambal, bumbu, dan cokelat.

Forum yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut dihadiri delegasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, jajaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, pelaku usaha asal Jawa Timur, calon pembeli (buyer), serta investor dari Hong Kong.

Khofifah mengatakan, tingginya nilai transaksi menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk-produk unggulan Jawa Timur.

“Hong Kong merupakan salah satu mitra dagang strategis Jawa Timur. Tingginya permintaan terhadap berbagai produk unggulan Jatim membuktikan bahwa kualitas produk daerah kita mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Menurutnya, Hong Kong memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, logistik, dan keuangan dunia sehingga menjadi pintu masuk penting bagi produk-produk Jawa Timur menuju pasar global.

Karena itu, pelaksanaan misi dagang tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai transaksi perdagangan, tetapi juga membuka peluang investasi baru, memperluas jaringan bisnis internasional, memperkuat rantai pasok global, hingga mendorong alih teknologi guna meningkatkan daya saing industri di Jawa Timur.

“Kami terus membangun kemitraan dan jejaring internasional. Kolaborasi dengan investor maupun pelaku usaha di Hong Kong merupakan langkah strategis untuk membuka akses pasar global bagi produk-produk unggulan Jawa Timur,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki sejumlah keunggulan kompetitif sebagai pusat produksi nasional sekaligus gerbang perdagangan Indonesia bagian timur. Keunggulan tersebut didukung infrastruktur logistik yang terus berkembang, kawasan industri yang kompetitif, sumber daya manusia berkualitas, serta ekosistem industri yang semakin kuat.

Komoditas ekspor Jawa Timur yang selama ini memiliki permintaan tinggi di Hong Kong meliputi produk hortikultura, hasil perikanan, makanan olahan, tembakau, produk kimia, perhiasan, hingga berbagai produk manufaktur.

Khofifah berharap misi dagang ini mampu memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan daerah sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM Jawa Timur menembus pasar internasional.

Di sektor investasi, Khofifah juga mengapresiasi kehadiran PT Sunrise Masami Indonesia, investor asal Hong Kong yang menanamkan modal di Jawa Timur melalui pembangunan industri pengalengan pertama di Indonesia.

Menurutnya, investasi tersebut akan memperkuat rantai pasok nasional, mengurangi ketergantungan terhadap produk kaleng impor, sekaligus mempercepat hilirisasi sektor perikanan, makanan, dan minuman.

“Kehadiran industri pengalengan ikan seperti PT Sunrise Masami Indonesia akan memperkuat industri substitusi impor, terutama pada industri kemasan kaleng yang selama ini masih banyak dipenuhi dari impor,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, kontribusi Jawa Timur terhadap perekonomian nasional yang mencapai 14,40 persen dan menyumbang 25,16 persen terhadap ekonomi Pulau Jawa menjadi modal kuat untuk terus menarik investasi dan memperluas pasar ekspor.

“Melalui Misi Dagang ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan ekspor produk unggulan Jawa Timur, sekaligus menarik investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Acting Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Fithonatul Mar’ati, menyebut East Java Trade and Investment Forum 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Jawa Timur dengan Hong Kong, termasuk kawasan Greater Bay Area.

Menurutnya, Hong Kong merupakan salah satu investor asing terbesar di Indonesia sekaligus pusat perdagangan internasional yang sangat potensial bagi pengembangan ekspor produk unggulan Jawa Timur.

Ia menegaskan keberhasilan forum tidak hanya diukur dari jumlah nota kesepahaman yang ditandatangani, tetapi juga dari realisasi kerja sama berkelanjutan, mulai dari transaksi perdagangan, investasi, pengembangan distribusi, transfer teknologi, hingga kemitraan usaha.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, mengatakan misi dagang di Hong Kong merupakan penyelenggaraan kedelapan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di negara mitra.

Melalui forum tersebut, Pemprov Jatim mempromosikan beragam produk unggulan, mulai dari kopi, rempah-rempah, cokelat, makanan olahan, hasil perikanan, hingga produk manufaktur seperti kosmetik, alas kaki, garmen, perhiasan, tembaga, dan kerajinan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap misi dagang ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak transaksi perdagangan, investasi baru, serta kerja sama bisnis berkelanjutan yang akan memperluas pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk unggulan daerah, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara inklusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru